Info Lowongan KerjaTersedia 8000 Info Lowongan, Masa Depan Ada di Tangan Anda
Tampilkan postingan dengan label tips berwirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips berwirausaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2010

Tips Sukses Melakukan Negosiasi Gaji

Anda memiliki tawaran pekerjaan di tangan. Berapa banyak waktu luang yang Anda miliki untuk bernegosiasi gaji dan kondisi pekerjaan lainnya? Jawabannya berkisar dari tidak banyak banyak. Salah satu faktor kunci adalah diskusi tentang gaji, tunjangan, dan kondisi kerja yang terjadi selama proses wawancara.
kerja lowongan

Anda telah berbagi kemungkinan Anda saat ini atau paling baru gaji dengan majikan yang potensial; pemberi kerja yang potensial mungkin telah berbagi kisaran gaji untuk posisi dengan Anda. Iklan pekerjaan diposting juga mungkin telah memberikan Anda gambaran tentang kisaran gaji. Jangan mengandalkan ini, Namun, karena majikan tidak mau meletakkan kartu mereka di meja pertama. Setelah semua, apa yang ingin menjadi calon yang ditawarkan dan menerima posisi di rendah untuk mid-range dari rentang gaji lain?

Negosiasi Gaji Dari Sudut Pandang Perusahaan

Akibatnya, gaji kelonggaran negosiasi perusahaan tergantung pada faktor-faktor: loker
* Tingkat pekerjaan dalam organisasi Anda,
* Kelangkaan keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan di pasar kerja,
* Kemajuan karir dan pengalaman individu yang dipilih,
* Nilai pasar wajar untuk pekerjaan Anda mengisi
* Kisaran gaji untuk pekerjaan dalam organisasi Anda
* Kisaran gaji untuk pekerjaan di wilayah geografis Anda,
* Kondisi ekonomi yang ada dalam pasar kerja Anda,
* Kondisi ekonomi yang ada dalam industri Anda, dan
* Faktor-perusahaan tertentu yang mungkin mempengaruhi gaji yang diberikan seperti pekerjaan perbandingan, budaya Anda, filsafat membayar Anda, dan praktik promosi Anda.

Bottom line? Seberapa buruk Anda inginkan dan butuhkan calon ini? Jika Anda terlalu miskin, strategi negosiasi Anda dengan cepat akan berubah menjadi suatu kapitulasi. Dan, penyerahan, membayar lebih dari yang Anda mampu, membayar proporsional untuk rentang membayar karyawan Anda saat ini, dan membayar gaji karyawan baru dan tunjangan di luar zona kenyamanan Anda adalah buruk bagi majikan dan buruk bagi kandidat.

Pekerjaan karyawan baru adalah diamati di bawah mikroskop; harapan majikan mungkin terlalu tinggi. Fellow karyawan dapat membenci gaji dinegosiasikan dan memikirkan karyawan baru sebagai primadona. Dalam win-win negosiasi gaji, dan karyawan meninggalkan perasaan negosiasi siap untuk memulai dalam jangka panjang, hubungan yang sukses.

Jika Anda pernah terlibat dalam negosiasi gaji intens, Anda tahu bahwa negosiasi dapat mengkonsumsi energi mental dan fisik Anda jauh di luar kepentingannya. Ini karena, pada saat Anda mencapai tahap pembuatan penawaran, Anda telah menghabiskan waktu untuk mengembangkan kolam calon. Anda telah mewawancarai berbagai calon selama berminggu-minggu.

Organisasi Anda telah menginvestasikan waktu dan energi dalam membujuk dan mengenal calon pilihan akhir Anda. Lebih canggih kandidat, kandidat tingkat yang lebih tinggi, dan calon dengan kemajuan karir yang signifikan akan dapat surat penawaran awal Anda, sehingga diharapkan hal itu.

Selain itu, harapan dan kebutuhan kandidat dapat sisi buta kadang-kadang majikan. Jika beberapa orang telah melakukan wawancara - yang saya sarankan - Anda memiliki sedikit kontrol atas harapan yang diutarakan dan apa calon datang untuk percaya tentang posisi sebagai hasil wawancara. Anda juga tidak memiliki kontrol atas isi penawaran dari perusahaan lain yang dapat terjadi secara simultan.
Tips Negosiasi Gaji

Meskipun mereka tidak dimaksudkan untuk secara komprehensif detail bagaimana untuk melakukan negosiasi gaji, saya menawarkan petunjuk dan tips ini untuk memastikan Anda melakukan negosiasi gaji yang sukses.
  • Negosiasi adalah bukan menang - kecuali kedua belah pihak menang. Jika salah satu pihak merasa mereka telah menyerah, tidak negosiasi, kedua belah pihak kalah.
  • Lakukan segala upaya untuk mengidentifikasi gaji dan tunjangan terbaru calon Anda diterima. Sebagian besar organisasi meminta gaji pada aplikasi pekerjaan mereka dan di lowongan pekerjaan dan iklan. Beberapa kandidat menawarkan W-2 bentuk dan bukti lain dari gaji. Anda juga dapat meminta mantan pengusaha selama pemeriksaan referensi. Anda mungkin tidak dapat mencocokkan gaji tetapi Anda akan memiliki ide yang baik dari apa yang akan mencari kandidat selama negosiasi gaji.

Kamis, 09 Desember 2010

Semangat Bekerja Berkat Meja Kerja di Kantor

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas dan semangat kerja di kantor. Salah satunya dapat berawal dari meja kantor. Kondisi meja kantor yang tak tersusun rapi dapat menyebabkan efektivitas dan semangat bekerja terganggu. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa kiat dalam mengatur meja kantor.
Pertama, aturlah meja anda untuk mepermudah pekerjaan. Bertumpuknya kertas-kertas pekerjaan atau dokumen d meja akan sangat mengganggu. Oleh sebab itu, aturlah meja kantor menjadi 3 bagian yaitu, dokumen baru, dokumen yang sedang diproses, dan dokumen yang sudah selesai dikerjakan.setelah itu, jangan lupa untuk memberi nama di setiap masing-masing bagian. Hal ini untuk memudahkan bagi teman anda yang akan menaruh pekerjaan atau dokumen yang baru.
Kedua, simpan benda-benda yang kurang diperlukan di laci meja. Agar barang-barang tidak bertumpuk di atas meja, letakkan benda-benda penting saja di atas meja. Benda-benda seperti komputer, peralatan tulis-menulis, rak berkas, serta kertas-kertas kosong dapat anda simpan di atas meja. Sementara, benda-benda yang lainnya dapat anda simpan di laci meja. Hal ini akan memudahkan anda mencari barang-barang yang memang diperlukan.
Ketiga, jangan lupa untuk merapikan meja setiap pulang dari kantor. Setelah bekerja seharian, tentu ada benda-benda yang tercecer tidak pada tempatnya. Jika tidak dirapikan, esok hari anda akan kerepotan mencari benda-benda yang diperlukan. Oleh sebab itu, sebelum pulang dari kantor, segera rapikan benda-benda pada tempatnya semula. Contohnya, jika anda memiliki suatu pekerjaan yang belum sempat diselesaikan, simpanlah pekerjaan tersebut di bagian “dokumen yang sedang diproses”.
Keempat, kondisi meja kantor dapat mempengaruhi suasana kerja. Ya, kondisi meja yang berantakan akan membuat anda tidak nyaman dalam bekerja. Namun, kondisi meja yang rapi dengan konsep tata letak yang sama pun ternyata dapat mempengaruhi suasana kerja. Rasa jenuh dapat timbul jika tata letak meja kantor anda selalu sama setiap harinya.
Oleh sebab itu, paling tidak dalam waktu empat bulan sekali ubahlah tata letak benda-benda di meja kantor. Contohnya, jika biasanya komputer berada di tengah-tengah meja, geserlah agak ke sebelah kiri meja. Begitu pula dengan benda-benda yang lain. Hal ni dapat menimbulkan suasana dan semangat yang baru dalam bekerja. Selamat bekerja.

Tips Menemukan Pekerjaan Impian

Pekerjaan impian adalah pekerjaan yang sesuai dengan hobi atau kegemaran dan minat Anda, sehingga Anda dengan senang hati untuk melakukan pekerjaan tersebut. Jika untuk mendapatkan pekerjaan impian, membuat Anda harus keluar-masuk bermacam perusahaan, mencari info lowongan kerja terbaru yang sesuai dengan dream job tersebut, kenapa tidak? Namun tentu saja, untuk mencari pekerjaan yang Anda cintai juga butuh strategi. Misalnya, hal-hal apa sih yang sebenarnya bisa membuat Anda bahagia dengan pekerjaan tersebut? Adakah jalan untuk mendapatkannya? Faktor apa yang sebenarnya bisa diabaikan?

Ikuti 8 tips berikut untuk memastikan bahwa pekerjaan Anda nantinya adalah benar yang Anda impikan tidak melulu hanya mempertimbangkaan berdasarkan gaji, jabatan, dan tanggung jawabnya :

1. Segera putuskan untuk berganti pekerjaan
Boleh dibilang, sedikit sekali orang yang menyesal telah meninggalkan pekerjaan lamanya di suatu perusahaan karena merasa pekerjaan barunya lebih buruk. Kebanyakan orang yang mengundurkan diri dari pekerjaannya kelak menyesal mengapa tidak sedari dulu resign. Kita memang sering bertahan di perusahaan, meskipun suasana makin tidak nyaman (dan tenaga diperas habis-habisan) dengan harapan segalanya akan menjadi lebih baik. Pikirkan kembali hal ini. Jika sudah waktunya berganti pekerjaan, segera buat keputusan, dan mulailah mencari pekerjaan lain yang sesuai harapan Anda. Semakin lama Anda bertahan dalam pekerjaan yang membosankan, semakin hal itu akan menguras energi dan kepercayaan diri yang Anda perlukan untuk mencari yang baru.

2. Beri waktu untuk mencari
Anda tidak akan tahu pekerjaan dan situasi kantor seperti apa yang akan cocok untuk Anda. Mungkin kerja lowongan pertama yang Anda lamar, mungkin juga yang ke-5, 6, dan seterusnya. Yang pasti, beri waktu bagi diri Anda untuk mencari secara aktif. Jangan biarkan Anda menentukan batas waktu yang membuat Anda memaksakan diri menerima pekerjaan yang tidak begitu Anda sukai. Selain itu, jangan termakan desakan teman-teman yang mendorong Anda untuk segera keluar.

3. Fokus pada apa yang Anda sukai pada pekerjaan, bukan yang Anda benci
Banyak orang mengundurkan diri dari pekerjaan untuk menghindari konflik di kantor. Namun ketika memutuskan menerima pekerjaan baru, Anda tidak bisa hanya berpegangan pada hal-hal yang ingin Anda hindari (yang terjadi di kantor lama). Sebab, pasti ada begitu banyak hal yang mungkin ingin Anda hindari. Sementara, jika Anda kelewat keras berusaha menghindari semua hal yang buruk, Anda tetap saja tak akan bahagia. Agar merasa bahagia di tempat kerja, Anda perlu berfokus pada hal-hal yang baik. Bersyukur bahwa Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda cita-citakan sejak dulu, meskipun-misalnya-Anda harus menempuh jarak 30 km dari rumah untuk mencapai kantor.

4. Lupakan dulu gajinya
Kebanyakan orang pasti akan mengharapkan gaji yang lebih tinggi, yang membuat mereka puas. Namun, pemikiran seperti ini harus dikoreksi. Sebuah studi yang dibuat oleh dua profesor dari Princeton University, yaitu ekonom Alan B Krueger dan psikolog Daniel Kahneman, menyatakan bahwa gaji tinggi yang sering dikaitkan dengan mood yang baik sebenarnya hanya khayalan. Orang dengan penghasilan di atas rata-rata pada umumnya merasa puas dengan hidup mereka, namun kurang bahagia dibandingkan dengan orang lain, dalam hidup sehari-hari. Mereka cenderung lebih tegang, dan tidak begitu bisa mengikuti aktivitas yang menyenangkan. Penghasilan yang lebih baik tentu penting, tetapi jika Anda menerima kenaikan gaji 25 persen, namun merasa stres dan frustrasi sepanjang waktu, tak ada gunanya bukan?

5. Abaikan hal-hal lain yang tidak relevan
Sebagian orang menerima pekerjaan baru karena jabatan yang ditawarkan, fasilitas khusus (mobil berikut sopirnya), nama besar perusahaan, status, atau tekanan dari lingkungan. Anda berpikir, "Kalau aku mengambil pekerjaan ini, suamiku pasti bangga." Percayalah, tak satu pun dari faktor-faktor ini yang akan membuat Anda bahagia.

6. Mintalah apa yang Anda inginkan
Akan lebih mudah untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan jika Anda memintanya. Tak percaya? Dalam wawancara kerja, sampaikan kepada para pewawancara bahwa merasa nyaman dan bahagia di tempat kerja sangat penting bagi Anda. Lalu katakan pada mereka apa yang membuat Anda dapat mencintai pekerjaan. Tentu saja, dengan meminta hal-hal ini belum tentu Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang dimaksud. Tetapi itulah intinya. Jika pekerjaan itu tidak akan membuat Anda nyaman di tempat kerja, Anda tidak akan menginginkannya.

7. Buatlah agar pekerjaan itu menyenangkan
Anda lah yang akan membuat pekerjaan itu menjadi menyenangkan. Anda bisa duduk saja di meja Anda, menunggu rekan kerja atau manajer membuat Anda bahagia. Atau, Anda yang memutuskan apa yang membuat Anda bahagia di tempat kerja, menyampaikan kepada rekan yang lain tentang hal itu, dan mewujudkannya. Misalnya, pekerjaan itu menyenangkan bila Anda dibebaskan untuk menyalurkan ide-ide Anda. Tetapi, jangan menunggu sampai atasan memberi tugas yang menuntut Anda menyampaikan gagasan. Berikan gagasan Anda kapan pun Anda bisa.

8. Bebaskan diri Anda untuk mengundurkan diri pada waktunya
Sangat menyiksa jika Anda tidak bisa terbebas dari pekerjaan yang tidak Anda sukai. Karena itu, mengetahui bahwa tidak ada keharusan untuk survive di perusahaan ini justru akan membuat Anda menyukai pekerjaan Anda. Sebab, tidak ada tekanan dalam melakukannya. loker

Kiat lolos tes wawancara kerja

Banyak orang merasa cemas ketika akan menjalani wawancara kerja. Memang, sebelum dan saat menjalaninya lazim ada tingkat kecemasan yang menganggu. Tentu saja, tingkatan itu berbeda pada setiap orang. Ada orang yang bisa mengendalikan kecemasannya, ada yang terjebak bahkan gugup tak bisa apa-apa. Anda bagaimana? kerja lowongan
Jika Anda merasakan kecemasan luar biasa sehingga tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik saat wawancara, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar bisa tenang atau setidaknya tak terlampau tegang. Berkurangnya ketegangan bisa membantu mendapatkan percaya diri yang lebih tinggi.
Banyak Berlatih. Suasana asing saat menjalani wawancara atau interview kerja bisa Anda kurangi jika Anda berlatih wawancara sesering mungkin. Latihan demi latihan yang Anda jalani
membuat Anda lebih siap dan semakin tahu apa yang harus dilakukan dan dikatakan dalam sebuah interviu. Dengan cara ini, Anda juga jadi lebih tahu kekurangan diri yang lain kali bisa dihindari atau malah kelebihan yang bisa ditingkatkan.
Melakukan Banyak Persiapan. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin sebelum menjalani interviuw kerja. Persiapan yang dilakukan meliputi pengetahuan, kemampuan, serta penampilan Anda. Semakin baik Anda mempersiapkan diri semakin besar pula kemungkinan
Anda bisa menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan pewawancara dengan keyakinan penuh. Bagian awal dari wawancara merupakan saat yang penting. Jika Anda pada bagian tersebut sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keyakinan tinggi, rasa percaya diri Anda
juga akan semakin meningkat. Sebaliknya. jika di bagian awal wawancara kerja Anda suda merasa serba salah dan cemas, semakin lama semakin sulit Anda menjawab pertanyaan pertanyaan selanjutnya dengan baik.
Saat melakukan persiapkan, yakinkan diri tentang tiga hal:
1. Anda bisa melakukan pekerjaan tersebut;
2. Anda bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas
yang akan diberikan, dan;
3. Anda bisa melakukan semuanya dengan baik.
Jangan berpikir pekerjaan itu merupakan yang terbaik. Ketika Anda berpikir bahwa pekerjaan yang sedang berusaha Anda dapatkan ini merupakan yang terbaik dan kesempatan hanya
datang sekali, tingkat kecemasan yang dirasakan justru akan meningkat. Tak perlu memberikan penilaian yang berlebihan sebelum Anda benar-benar tahu dan memulai pekerjaan tersebut.
Anda belum tentu akan menyukai pekerjaan yang bahkan belum Anda lakukan. Selain itu, kesempatan yang lebih baik bisa saja datang kepada Anda di lain waktu. Jadi, lebih baik
bersikap tenang dan santai.
Tak perlu menjawab dengan jawaban sempurna. Memikirkan suatu jawaban yang sempuma saja tentu sudah membuat seseorang “pusing”, belum lagi jika Anda berusaha mendapatkan jawaban tersebut secara spontan saat pertanyaannya dilontarkan. Hal ini justru akan
meningkatkan kecemasan Anda. Padahal, apa yang menurut Anda sempurna belum tentu dianggap seperti itu oleh si pewawancara. Cukup siapkan jawaban yang berisi poin-poin penting yang ingin Anda sampaikan.
Jangan rendah diri. Kecemasan justru bisa semakin meningkat saat pikiran-pikiran rendah diri memenuhi benak Anda. Hindari pikiran-pikiran negatif seperti “saya tak cukup pintar” atau “saya kalah hebat dibandingkan kandidat yang lain”. Akan lebih baik apabila Anda memusatkan
perhatian pada kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Jangan memenuhi pikiran Anda dengan persaingan-persaingan yang tak mungkin bisa diubah.
Nah, kini Anda telah siap, kan? loker

Rabu, 08 Desember 2010

Keterampilan yang paling dicari dalam melamar pekerjaan

Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda ‘jual’ pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.
1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.
2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.
3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.
4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.
5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ‘short course’ bagi pegawai mereka.
6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.
7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.
8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, loker baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

cara menulis lamaran pekerjaan lewat email

Makin banyak perusahaan yang membolehkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar. Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mem-forward surat lamaran berbentuk email ke para usernya.
Bagi calon karyawan kerja lowongan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika Anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah Anda dapat mengkopi email lamaran Anda sebelumnya dan menyesuaikannya.
Tentu saja semua tips umum menulis surat lamaran tetap perlu diikuti.
1. Judul Email
Judul email Anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email Anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, Anda dapat menuliskannya sebagai berikut “Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran”.
Catatan: Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta Anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email Anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.
2. Dimana Surat Lamaran Ditulis?
Sering kali kita bingung apakah perlu menuliskannya di badan email atau di file tersendiri. Menurut teman saya yang bekerja di bidang recruiting sebuah perusahaan multinational, Anda dapat menuliskan surat lamaran (cover letter) Anda di badan email. Artinya, perusahaan tetap akan menerima surat lamaran Anda dengan baik. Pengalaman saya, tidak pernah ada perusahaan yang menolak lamaran yang suratnya dituliskan di badan email.
3. Bagaimana dengan Resume loker?
Jangan menulis resume Anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran email Anda.
4. Word, PDF, atau Text?
Biasanya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerja jenis file yang bisa Anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan Anda untuk mengirimkan file berformat pdf. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume Anda dalam file MS Word (.doc).
File text (ekstension .txt) lebih baik tidak digunakan karena pada saat dikirim dengan email, file tersebut terkadang muncul di badan email. Ini terutama jika Anda menggunakan email gratis di Web, seperti Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.
5. Ukuran Email
Usahakan ukuran email Anda tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach. Karena itu periksa besar file yang Anda lampirkan. Jika Anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang terlalu besar. Perkecil ukuranya dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.
6. Email Signature
Email signature adalah text yang dituliskan secara otomatis oleh provider email Anda. Signature ini bisa Anda program sendiri, atau bagian dari iklan untuk penyedia jasa email tersebut. Adanya signature ini mengurangi kesan profesional pada lamaran Anda.
Email web gratis seperti Yahoo! dan Hotmail menambahkan signature ini secara otomatis pada semua email yang mereka kirim. Sedangkan Gmail tidak. Inilah alasan pertama saya memilih Gmail untuk mengirimkan lamaran-lamaran saya.
7. Test Kirim
Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, Anda juga perlu melakukan test pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran Anda, lengkap dengan attachment-nya ke email lain. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang Anda tuju. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya. Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email, Anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.
Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Saat mengirimkan email dari Yahoo! ke Gmail, saya perhatikan spasi email saya berubah dari satu menjadi dua. Tapi sebaliknya, email yang saya kirim dari Gmail ke Yahoo! tidak berubah formatnya. Ini alasan kedua saya menggunakan Gmail untuk mengirimkan lamaran saya

contoh surat lamaran kerja/cv

Jakarta, 29 Maret 2009
Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.,
General Manajer
PT. Dewi Sintho Abadi ( DSA )

Jl. Kembang Setaman No. 113
Jakarta Selatan
Dengan hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Dewi Sintho Abadi ( DSA ), seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 27 Agustus 2007. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Dewi Sintho Abadi ( DSA ).
Data singkat saya, seperti berikut ini.

Nama Tempat & tgl. lahir
Pendidikan Akhir
Alamat
Telepon, HP,
e-mail
Status Perkawinan
: Nama Anda : Banyuwangi, 5 Januari 1984
: Sarjana Akuntansi Universitas Brawijaya – Malang
: Jl. Bandung 54 Malang 65113
: 021 – 56854124, HP = 0817 8895625
: contohlamaran@gmail.com
: Menikah.
Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.
Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. Adira Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
  1. Daftar Riwayat Hidup.
  2. Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.
  3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
  4. Pas foto terbaru.
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.
Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.
Hormat saya,
Nama Anda Di Sini
 

Selasa, 07 Desember 2010

TIPS MENCARI PEKERJAAN

Bagi Anda yang baru lulus dan sedang mencari kerja, ataupun keluar dari pekerjaan yang lama dan sedang mencari yang baru Anda mungkin akan mengalami beberapa kesulitan, apalagi di jaman krisis ekonomi seperti sekarang ini, dimana banyak perusahaan memutuskan untuk tidak menambah karyawan. Namun, usaha harus terus dilancarkan, maju terus pantang mundur seperti semboyan para pejuang jaman kemerdekaan dulu.
Semoga 4 tip berikut bisa membantu Anda yang ingin sukses dalam mencari pekerjaan : >Loker
1.     Jangan Pernah Menyerah.
Memang  sangat  melelahkan jika  Anda membuat dan mengirimkan surat lamaran namun  tak  pernah ada  yang  mendapatkan respon,
Berpikirlah   positif dan jangan menyerah,  hindarkan  berpikir  bahwa  Anda  tak  pernah  layak  untuk pekerjaan tersebut.  Itu  hanya membuang waktu,   lebih  baik  pusatkan   perhatian  untuk  membuat  surat  lamaran  kerja  yang  membuat HRD langsung melirik dan mengambilnya  dari tumpukan surat lamaran.   Selain  itu  teruslah  tingkatkan networking Anda,  semakin banyak teman akan semakin banyak peluang kerja yang didapatkan.
2.     Tanyakan Lanjutan Surat Lamaran.
Daripada berpikir buruk tentang diri sendiri lebih baik angkat telepon dan hubungi HRD perusahaan yang Anda lamar. Tanyakan semua informasi yang ingin diketahui, berawal dari menanyakan apakah mereka menerima surat lamaran Anda atau tidak, dan tanyakan pula bagaimana kelanjutannya dan kemungkinan untuk memproses lamaran Anda
3.     Berproaktif
Melamar pekerjaan melalui internet adalah hal yang wajar saat ini, namun menjadi tidak wajar jika Anda hanya duduk dan menunggu.
Tak ada salahnya untuk menghubungi semua teman-teman dan keluarga Anda lalu menanyakan apakah mereka memiliki peluang usaha atau tidak. Pertanyaannya pun bukan hanya pertanyaan basa basi tetapi biarkan mereka tahu bahwa Anda memang benar-benar membutuhkan pekerjaan tersebut. Mintalah mereka untuk memperkenalkan Anda kepada si pemberi usaha
4.     Ke luar rumah sekarang juga
Meski banyak orang yang bisa kaya sekalipun hanya diam di rumah bukan berarti Anda harus tetap di rumah, Sekalipun demikian, persentase yang ada menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan jauh lebih banyak ditemukan di luar rumah. Pergi ke luar rumah tak hanya mendatangi perusahaan-perusahaan saja, tetapi bergabunglah dengan semua kelompok, mulai dari keompok olahraga, kelompok membaca, klub pecinta alam, kursus-kursus hingga kelompok yang memiliki persamaan hobi. Di sana, berbaurlah dengan mereka dan jadilah pribadi yang terbuka sehingga teman-teman baru Anda bisa merasa nyaman di dekat Anda begitu pula sebaliknya.
>Kerja Lowongan