Info Lowongan KerjaTersedia 8000 Info Lowongan, Masa Depan Ada di Tangan Anda
Tampilkan postingan dengan label masa depan kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa depan kerja. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2010

Maksimalkan Pencarian Peluang

Ketika sebuah peluang dibuka, bisa saja pencari kerja yang melayangkan lamaran mereka berjumlah puluhan, ratusan atau bahkan ribuan, tergantung dari bidang kerja yang tersedia, seberapa banyak orang yang tahu dan memanfaatkan peluang tersebut. Di sisi lain, bisa saja data yang masuk kepada perekrut hanya beberapa orang, karena tidak banyak yang tau, meskipun peluang tersebut favorit bagi kebanyakan pencari kerja.

Berikut ini beberapa teknik pencarian peluang yang bisa dipertimbangkan ketika anda menemukan situs penyedia informasi peluang kerja.


*Coba manfaatkan layanan one-stop shopping. Layanan one-stop shopping merupakan situs yang menyediakan berbagai hal sekaligus yang berkaitan dengan proses rekrutmen tenaga kerja, dimana peluang disampaikan di sana, dan resume anda didaftarkan pada situs mereka, sehingga anda bisa langsung mendaftarkan diri melalui layanan tersebut. Pada situs-situs favorit, bisa saja puluhan peluang kerja yang terbuka setiap harinya. Anda dapat memanfaatkan layanan ini.
*Gunakan fasilitas pencarian tingkat lanjut yang tersedia pada situs tersebut, misalnya berdasarkan daerah penempatan, bidang kerja, besar gaji, pengalaman kerja yang dibutuhkan, dll. Sesuaikan dengan keinginan dan kemampuan yang anda miliki.
*Temukan celah yang tepat dari peluang kerja yang ada, yaitu dengan memilih yang betul-betul sesuai dengan kategori yang anda miliki. Misalnya tingkat pendidikan (baru lulus, tamatan magister, freelance, dll), atau berusaha menemukan peluang yang mungkin saja tersembunyi dari informasi umum, atau bahkan tidak mudah ditemukan oleh banyak orang.
*Berfikir lokal, atau berdasarkan lokasi secara geografis. Dari sebuah survey yang dilakukan baru-baru ini, didapatkan informasi bahwa sekitar 28 persen dari pencari kerja di internet mau bekerja pada lokasi yang ditentukan oleh pembuka lowongan tersebut, sedangkan 48 persen tidak bersedia untuk pindah dari lokasi dimana dia tinggal.
*Hingga sekarang, masih banyak pencari pekerjaan memanfaatkan koran untuk mencari lowongan kerja. Peluang ini perlu dimanfaatkan, karena tidak semua lowongan dibuka melewati koran, tidak sedikit lowongan yang tersedia dan diumumkan melalui internet. Pemanfaatan kedua fasilitas tersebut serta yang lainnya akan mempertinggi kemungkinan anda menemukan pekerjaan yang sesuai dengan diri anda.
*Langsung menuju sumber. Beberapa para ahli menyarankan agar menuju ke situs perusahaan dalam menemukan peluang kerja, termasuk untuk mengenal perusahaan tersebut. hal ini akan memberikan dampak yang cukup bagus bagi anda, meskipun anda mendapatkan informasi tersebut melalui situs atau media lainnya, karena anda sedikit banyaknya bisa mempelajari perusahaan tersebut sebelum anda melayangkan lamaran kepada mereka. Ini juga yang dapat menjadi kekuatan bagi anda nantinya ketika anda dipanggil untuk diwawancarai. Perusahaan yang memiliki website tidak hanya perusahaan besar, sudah banyak perusahaan skala kecil dan menengah pun memiliki situs mereka sendiri.
*Hindari mengirimkan resume anda untuk tujuan umum. Jika anda melayangkankan resume anda ke beberapa perusahaan, dan jika memungkinkan, buatlah resume tersebut seakan-akan memang ditujukan khusus untuk mereka.
*Publikasikan resume anda pada situs pribadi anda. Tunjukkan bahwa anda adalah seorang yang profesional. Dengan demikian siapapun dapat mengakses resume dan situs anda tersebut kapan pun pada tujuh hari dalam seminggu. Tentu saja, untuk ini, anda perlu memiliki situs sendiri, jika belum merasa perlu untuk menyewanya, gunakan fasilitas gratis seperti yang disediakan oleh Geocities (http://www.geocities.com/) atau di Indonesia Interaktif (http://www.i2.co.id/).
*Sebagai salah satu pilihan lainnya, manfaatkan layanan distribusi resume yang tersedia di internet. Layanan ini biasanya disediakan oleh beberapa situs untuk mendistribusikan resume anda ke perusahaan yang membutuhkan sesuai dengan kriteria yang ada.
*Jangan buang waktu anda hanya untuk online mencari lowongan di internet. Lakukan berbagai hal yang berkaitan dengan promosi diri anda melalui berbagai jalan yang mungkin dilakukan, seperti melakukan kontak dengan orang-orang berkaitan dengan misi anda, membuat resume anda yang menarik dengan cara yang tepat, dan khususnya menjalin hubungan baik dengan jaringan anda. Dalam salah satu penelitian menyatakan bahwa proses pencarian lowongan di internet hanya membutuhkan waktu sedikit dibandingkan dengan membangun kekuatan dalam mempersiapkan diri pada saat pengajuan lamaran terhadap lowongan yang ada. Bahkan dinyatakan, waktu yang digunakan lebih banyak dimanfaatkan dalam membangun dan memanfaatkan jaringan yang anda bangun dan anda miliki. Pencarian lowongan di internet merupakan media yang cukup efektif, dan jangan lupa, bahwa melakukan kontak dengan jaringan anda merupakan langkah yang patut diperhitungkan.
*Dan jangan ragu-ragu, bahwa pencarian kerja dan lowongan melalui internet akan sangat membantu anda dalam mendapatkan pekerjaan yang anda inginkan dan karir yang anda impikan, diikuti dengan langkah nyata dalam melakukan assessment terhadap karir, meneliti perusahaan perekrut, penentuan lokasi, negoisasi masalah gaji, serta jaringan perlu diperkuat dimatangkan juga.

Minggu, 12 Desember 2010

CLAIM & INVESTIGASI - SURABAYA

UNITED MOTOR CENTRE, PT

Saya ingin memberikan info lowongan kerja nih bagi kalian yang sedang mencari kerja, Perusahaan kami yang bergerak di bidang Main Dealer Mobil SUZUKI yang sedang berkembang, yang memperhatikan peningkatan jenjang karier SDM, sedang membutuhkan tenaga kerja sebagai :

CLAIM & INVESTIGASI - SURABAYA

Persyaratan info lowongan adalah sebagai berikut:
  1. Pria, Usia maksimal 30 tahun
  2. Pendidikan Minimal : D-3 Otomotif.
  3. IPK : Min 2.6
  4. Lain-lain :
A. Pengalaman di mekanik min. 1 tahun.
        B. Kemampuan menganalisa & Solusi yang tepat.
        C. Mempunyai SIM- A.

Bagi yang berminat, harap mengirimkan aplikasi lengkap ke perusahaan paling lama 1 minggu setelah iklan ini dipasang, dan ditujukan kepada :
HRD- PT. UMCJl. Ahmad Yani No 40 – 44
Surabaya.
Tilp : 8290638.
Atau melalui email : monicarahayu@umcsuzuki.com

Jumat, 10 Desember 2010

Accounting

URGENTLY REQUIRED


Accounting

Kualifikasi : karir

  • S1 Akuntansi, universitas ternama
  • Wanita < 30 thn
  • IPK min 3,00
  • Pengalaman tidak diutamakan
  • info lowongan kerja

Info contact :
kinerjamario@yahoo.com
atau
ksbersama@gmail.com

Tips Nyaman di Tempat kerja

Adaptasi di tempat kerja memang butuh waktu. Bagi sebagian orang, tidak mudah untuk langsung merasa nyaman di lingkungan kerja. Tapi semuanya bisa diatasi.  Syaratnya gampang, punya selera humor yang bagus, dan perilaku yang baik. Ini dia.
  1. Jika ingin menyampaikan candaan atau lelucon, cobaah dipikir terlebih dahulu. Jangan sampai lelucon atau humor Anda menyinggung perasaan orang lain. Hanya akan membuat orang lain berpandangan negatif terhadap Anda.
  2. Jadilah orang yang menyenangkan. Jangan terlalu serius atau sensitif. Jika orang lain bercanda dengan Anda, lihatlah dari segi lucunya, jangan terlalu dimasukkan ke hati.
  3. Jangan sampai stres merusak mood dan emosi Anda. Mood dan emosi yang buruk juga akan mempengaruhi performa serta hubungan Anda dengan rekan sekerja.
  4. Untuk menghidupkan suasana dengan sesama rekan sekerja, Anda bisa memanfaatkan Email untuk mengirim lelucon atau humor-humor kepada rekan kerja Anda.
  5. Bersosialisasilah. Gunakan waktu luang Anda untuk hang out dan bersenang-senang dengan teman-teman Anda. Hal tersebut akan mempersempit jarak Anda dan rekan kerja.
  6. Buka diri Anda untuk pengalaman baru. Perluas pergaulan Anda sambil menjalankan hobi. Misalnya ikut klub olah raga, dan lain-lain.
    loker 

Tips Wawancara Kerja

Terkadang, tindakan berbicara lebih kencang daripada ucapan. Karena itu pula, jangan heran jika Anda tak lolos wawancara kerja, meskipun apa yang Anda sampaikan sudah sesuai buku teks jawaban wawancara kerja. Kadang, kita tak sadar ada gerakan-gerakan yang sepintas terkesan sepele, tetapi ternyata berpengaruh terhadap penilaian.Beberapa waktu lalu, situs Careerbuilder mensurvei ratusan perusahaan, dan menanyakan apa kesalahan-kesalahan yang dilakukan pelamar sehingga mereka tidak diterima kerja. Umumnya, hal-hal sepele lah yang menjadi penyebabnya. Berikut beberapa di antaranya: kerja lowongan

Sikap sombong atau bosan
Kebanyakan orang yang melamar pekerjaan, ketika akan diwawancara akan merasa gugup. Ketika seseorang gugup, biasanya akan melakukan suatu tindakan kecil untuk menyalurkan kegugupannya. Misal, mengetuk-etukkan jari di meja, mengetuk kaki, memilin rambut, membuka-tutup pulpen, dan lain sebagainya. Sayangnya, si pewawancara justru menanggapi tindakan-tindakan semacam ini sebagai sinyal kebosanan. Sementara kebosanan pun diartikan sebagai kesombongan. Siapa yang mau bekerja dengan orang sombong?

Cara mengatasinya? Usahakan untuk berlatih sesering mungkin. Seseorang yang kalem, percaya diri, dan tidak stres, akan bernafas perlahan. Sebelum mulai bicara, ambillah napas panjang, dan perhatikan tangan serta kaki Anda. Biarkan tangan beristirahat di lengan kursi, dan kaki diam istirahat di lantai, lutut saling menempel untuk meminimalkan ketukan kaki. Badan condong ke depan, ke arah meja, juga bisa menunjukkan bahwa Anda tertarik.

Tidak berdandan sesuai acara
Tentunya, ketika akan mendatangi suatu wawancara kerja, Anda akan berusaha mengenakan pakaian seformal mungkin. Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan untuk mengenakan pakaian yang formal. Tak jarang, malah, mereka yang fresh graduate malah mengenakan pakaian informal karena bingung mau pakai baju apa. Solusinya, bukanlah ide yang buruk untuk berinvestasi pada pakaian formal. Kemeja, celana bahan, blazer, serta sepatu hak kecil dan tertutup. Jika Anda melamar pekerjaan ke bidang kreatif, Anda bisa menambah corak atau warna dengan aksesori.

Tidak ada persiapan
Adalah kesalahan jika Anda tidak terlebih dahulu mencari tahu latar belakang perusahaan yang Anda lamar. Anda tak hanya akan bingung mau berkata apa, tetapi juga memperlihatkan bahwa Anda tidak mau tahu, pemalas, dan kurang inisiatif.

Sudah bukan jamannya lagi Anda kurang informasi. Segala teknologi sudah bisa membantu Anda mencari tahu apa pun yang ingin Anda ketahui. Pelajarilah sebisa mungkin tempat Anda melamar pekerjaan. Buat si pewawancara kagum dengan pengetahuan dan ide-ide yang Anda miliki.

Tidak mematikan telepon genggam
Adalah hal yang tidak bisa dimaafkan jika Anda menyalakan telepon genggam Anda. Menonaktifkan telepon genggam akan memberikan Anda dan si pewawancara waktu untuk bisa konsentrasi dan mengeliminasi gangguan. Selalu pastikan ponsel Anda dalam mode silent saat akan rapat atau wawancara kerja.

Tidak menanyakan pertanyaan bagus
Banyak orang sudah tahu, bahwa sebaiknya Anda menanyakan suatu pertanyaan saat wawancara kerja. Namun, yang tak banyak diketahui adalah pertanyaan apa yang harus ditanya. Yang terutama, yang tak boleh ditanyakan saat wawancara pertama adalah jumlah gaji dan fasilitas yang ditawarkan kantor.

Anda bisa mencoba untuk menanyakan pertanyaan mengenai pekerjaan yang Anda lamar. Tugas-tugas utama Anda, atau tanyakan kepada si pewawancara kerja, apa yang membuatnya senang bekerja di perusahaan ini. Bisa juga menanyakan, “Menurut Bapak/Ibu, tantangan terbesar apa yang akan saya hadapi dalam posisi ini?” Pertanyaan ini akan membuat si pewawancara berpikir bahwa Anda tertarik untuk mengetahui apakah Anda cocok atau tidak untuk pekerjaan tersebut.

Mengirimkan lamaran terlalu banyak
Salah satu trik untuk membuat Anda terlihat seperti orang yang tidak kompeten adalah dengan mengirimkan surat lamaran yang sama berkali-kali ke perusahaan. Mengapa? Karena ini mengganggu, plus membuat Anda terlihat desperate untuk masuk ke perusahaan itu. Anda cukup mengirimkan lamaran ke lowongan yang menurut Anda paling pas. Buat surat lamaran Anda semenarik mungkin.

Tidak memberikan foto yang profesional
Foto-foto diri yang Anda ambil untuk diri sendiri sebaiknya disimpan untuk situs pribadi saja. Jika Anda ingin mengirimkan lamaran, jangan lupa menyertakan foto diri dengan pose profesional. Anda tak ingin mengirimkan suatu hal yang bisa membuat perusahaan meragukan kredibilitas Anda, kan? loker

Sudah Berprestasikah Anda?

Jika ditilik dari masa kerja, bisa jadi Anda sudah tergolong senior. Namun bisakah Anda menyebutkan apa saja prestasi yang sudah diraih selama ini? Apalagi jika Anda ingin mengembangkan sayap menuju jenjang karir yang lebih tinggi, baik di perusahaan yang sekarang atau perusahaan lain yang lebih bonafit.
Deskripsi mengenai prestasi tentu akan jauh lebih menarik ketimbang deskripsi tugas yang selama ini digeluti. Bahkan, akan memberikan nilai tambah bila Anda mencantumkannya dalam resume. Paling tidak, Anda akan menunjukkan bahwa Anda adalah seorang pekerja yang berkualitas.
Beberapa jenis prestasi yang sangat mungkin dicantumkan dalam resume , antara lain adalah:
  1. Pencapaian target. Kumpulkan beberapa target tersukses yang pernah dibebankan oleh supervisor atau perusahaan kepada Anda. Akan sangat mudah mendefinisikannya bila proyek itu merupakan target pribadi. Namun bila hal tersebut merupakan proyek keroyokan, maka definisikan kontribusi Anda dalam pencapaian itu secara jelas.
  2. Menepati tenggat waktu. Boleh dikata, hampir semua industri-terutama industri media- harus berpacu dengan waktu. Oleh karena itu, jangan heran bila karyawan-karyawan yang mampu melaksanakan tugas dengan hasil yang berkualitas dan tepat waktu cenderung lebih dihargai. Cantumkan hal ini dalam resume bila Anda termasuk salah satu orang yang disiplindan menghargai waktu.
  3. Kemampuan dalam memecahkan masalah. Dalam hidup-apalagi bisnis-pasti selalu saja ada masalah. Jika Anda pernah menangani masalah pelik dalam bisnis dengan baik, tak ada salahnya jika hal tersebut dikemukakan dalam resume. Tentu saja tak sembarang masalah bisa dipaparkan dalam resume. Pilih yang memang layak untuk dikemukakan.
  4. Kemampuan menangani beberapa tugas sekaligus. Mungkin banyak karyawan yang bisa mengerjakan tugas dengan baik. Namun hanya segelintir yang mampu mengerjakan berbagai pekerjaan dalam waktu yang hampir bersamaan dengan kualitas yang tetap optimal. Jika Anda termasuk salah satunya biarkan hal tersebut muncul dalam resume.
       kerja lowongan, loker

Kamis, 09 Desember 2010

Tips Menemukan Pekerjaan Impian

Pekerjaan impian adalah pekerjaan yang sesuai dengan hobi atau kegemaran dan minat Anda, sehingga Anda dengan senang hati untuk melakukan pekerjaan tersebut. Jika untuk mendapatkan pekerjaan impian, membuat Anda harus keluar-masuk bermacam perusahaan, mencari info lowongan kerja terbaru yang sesuai dengan dream job tersebut, kenapa tidak? Namun tentu saja, untuk mencari pekerjaan yang Anda cintai juga butuh strategi. Misalnya, hal-hal apa sih yang sebenarnya bisa membuat Anda bahagia dengan pekerjaan tersebut? Adakah jalan untuk mendapatkannya? Faktor apa yang sebenarnya bisa diabaikan?

Ikuti 8 tips berikut untuk memastikan bahwa pekerjaan Anda nantinya adalah benar yang Anda impikan tidak melulu hanya mempertimbangkaan berdasarkan gaji, jabatan, dan tanggung jawabnya :

1. Segera putuskan untuk berganti pekerjaan
Boleh dibilang, sedikit sekali orang yang menyesal telah meninggalkan pekerjaan lamanya di suatu perusahaan karena merasa pekerjaan barunya lebih buruk. Kebanyakan orang yang mengundurkan diri dari pekerjaannya kelak menyesal mengapa tidak sedari dulu resign. Kita memang sering bertahan di perusahaan, meskipun suasana makin tidak nyaman (dan tenaga diperas habis-habisan) dengan harapan segalanya akan menjadi lebih baik. Pikirkan kembali hal ini. Jika sudah waktunya berganti pekerjaan, segera buat keputusan, dan mulailah mencari pekerjaan lain yang sesuai harapan Anda. Semakin lama Anda bertahan dalam pekerjaan yang membosankan, semakin hal itu akan menguras energi dan kepercayaan diri yang Anda perlukan untuk mencari yang baru.

2. Beri waktu untuk mencari
Anda tidak akan tahu pekerjaan dan situasi kantor seperti apa yang akan cocok untuk Anda. Mungkin kerja lowongan pertama yang Anda lamar, mungkin juga yang ke-5, 6, dan seterusnya. Yang pasti, beri waktu bagi diri Anda untuk mencari secara aktif. Jangan biarkan Anda menentukan batas waktu yang membuat Anda memaksakan diri menerima pekerjaan yang tidak begitu Anda sukai. Selain itu, jangan termakan desakan teman-teman yang mendorong Anda untuk segera keluar.

3. Fokus pada apa yang Anda sukai pada pekerjaan, bukan yang Anda benci
Banyak orang mengundurkan diri dari pekerjaan untuk menghindari konflik di kantor. Namun ketika memutuskan menerima pekerjaan baru, Anda tidak bisa hanya berpegangan pada hal-hal yang ingin Anda hindari (yang terjadi di kantor lama). Sebab, pasti ada begitu banyak hal yang mungkin ingin Anda hindari. Sementara, jika Anda kelewat keras berusaha menghindari semua hal yang buruk, Anda tetap saja tak akan bahagia. Agar merasa bahagia di tempat kerja, Anda perlu berfokus pada hal-hal yang baik. Bersyukur bahwa Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda cita-citakan sejak dulu, meskipun-misalnya-Anda harus menempuh jarak 30 km dari rumah untuk mencapai kantor.

4. Lupakan dulu gajinya
Kebanyakan orang pasti akan mengharapkan gaji yang lebih tinggi, yang membuat mereka puas. Namun, pemikiran seperti ini harus dikoreksi. Sebuah studi yang dibuat oleh dua profesor dari Princeton University, yaitu ekonom Alan B Krueger dan psikolog Daniel Kahneman, menyatakan bahwa gaji tinggi yang sering dikaitkan dengan mood yang baik sebenarnya hanya khayalan. Orang dengan penghasilan di atas rata-rata pada umumnya merasa puas dengan hidup mereka, namun kurang bahagia dibandingkan dengan orang lain, dalam hidup sehari-hari. Mereka cenderung lebih tegang, dan tidak begitu bisa mengikuti aktivitas yang menyenangkan. Penghasilan yang lebih baik tentu penting, tetapi jika Anda menerima kenaikan gaji 25 persen, namun merasa stres dan frustrasi sepanjang waktu, tak ada gunanya bukan?

5. Abaikan hal-hal lain yang tidak relevan
Sebagian orang menerima pekerjaan baru karena jabatan yang ditawarkan, fasilitas khusus (mobil berikut sopirnya), nama besar perusahaan, status, atau tekanan dari lingkungan. Anda berpikir, "Kalau aku mengambil pekerjaan ini, suamiku pasti bangga." Percayalah, tak satu pun dari faktor-faktor ini yang akan membuat Anda bahagia.

6. Mintalah apa yang Anda inginkan
Akan lebih mudah untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan jika Anda memintanya. Tak percaya? Dalam wawancara kerja, sampaikan kepada para pewawancara bahwa merasa nyaman dan bahagia di tempat kerja sangat penting bagi Anda. Lalu katakan pada mereka apa yang membuat Anda dapat mencintai pekerjaan. Tentu saja, dengan meminta hal-hal ini belum tentu Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang dimaksud. Tetapi itulah intinya. Jika pekerjaan itu tidak akan membuat Anda nyaman di tempat kerja, Anda tidak akan menginginkannya.

7. Buatlah agar pekerjaan itu menyenangkan
Anda lah yang akan membuat pekerjaan itu menjadi menyenangkan. Anda bisa duduk saja di meja Anda, menunggu rekan kerja atau manajer membuat Anda bahagia. Atau, Anda yang memutuskan apa yang membuat Anda bahagia di tempat kerja, menyampaikan kepada rekan yang lain tentang hal itu, dan mewujudkannya. Misalnya, pekerjaan itu menyenangkan bila Anda dibebaskan untuk menyalurkan ide-ide Anda. Tetapi, jangan menunggu sampai atasan memberi tugas yang menuntut Anda menyampaikan gagasan. Berikan gagasan Anda kapan pun Anda bisa.

8. Bebaskan diri Anda untuk mengundurkan diri pada waktunya
Sangat menyiksa jika Anda tidak bisa terbebas dari pekerjaan yang tidak Anda sukai. Karena itu, mengetahui bahwa tidak ada keharusan untuk survive di perusahaan ini justru akan membuat Anda menyukai pekerjaan Anda. Sebab, tidak ada tekanan dalam melakukannya. loker

Kiat lolos tes wawancara kerja

Banyak orang merasa cemas ketika akan menjalani wawancara kerja. Memang, sebelum dan saat menjalaninya lazim ada tingkat kecemasan yang menganggu. Tentu saja, tingkatan itu berbeda pada setiap orang. Ada orang yang bisa mengendalikan kecemasannya, ada yang terjebak bahkan gugup tak bisa apa-apa. Anda bagaimana? kerja lowongan
Jika Anda merasakan kecemasan luar biasa sehingga tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik saat wawancara, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar bisa tenang atau setidaknya tak terlampau tegang. Berkurangnya ketegangan bisa membantu mendapatkan percaya diri yang lebih tinggi.
Banyak Berlatih. Suasana asing saat menjalani wawancara atau interview kerja bisa Anda kurangi jika Anda berlatih wawancara sesering mungkin. Latihan demi latihan yang Anda jalani
membuat Anda lebih siap dan semakin tahu apa yang harus dilakukan dan dikatakan dalam sebuah interviu. Dengan cara ini, Anda juga jadi lebih tahu kekurangan diri yang lain kali bisa dihindari atau malah kelebihan yang bisa ditingkatkan.
Melakukan Banyak Persiapan. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin sebelum menjalani interviuw kerja. Persiapan yang dilakukan meliputi pengetahuan, kemampuan, serta penampilan Anda. Semakin baik Anda mempersiapkan diri semakin besar pula kemungkinan
Anda bisa menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan pewawancara dengan keyakinan penuh. Bagian awal dari wawancara merupakan saat yang penting. Jika Anda pada bagian tersebut sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keyakinan tinggi, rasa percaya diri Anda
juga akan semakin meningkat. Sebaliknya. jika di bagian awal wawancara kerja Anda suda merasa serba salah dan cemas, semakin lama semakin sulit Anda menjawab pertanyaan pertanyaan selanjutnya dengan baik.
Saat melakukan persiapkan, yakinkan diri tentang tiga hal:
1. Anda bisa melakukan pekerjaan tersebut;
2. Anda bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas
yang akan diberikan, dan;
3. Anda bisa melakukan semuanya dengan baik.
Jangan berpikir pekerjaan itu merupakan yang terbaik. Ketika Anda berpikir bahwa pekerjaan yang sedang berusaha Anda dapatkan ini merupakan yang terbaik dan kesempatan hanya
datang sekali, tingkat kecemasan yang dirasakan justru akan meningkat. Tak perlu memberikan penilaian yang berlebihan sebelum Anda benar-benar tahu dan memulai pekerjaan tersebut.
Anda belum tentu akan menyukai pekerjaan yang bahkan belum Anda lakukan. Selain itu, kesempatan yang lebih baik bisa saja datang kepada Anda di lain waktu. Jadi, lebih baik
bersikap tenang dan santai.
Tak perlu menjawab dengan jawaban sempurna. Memikirkan suatu jawaban yang sempuma saja tentu sudah membuat seseorang “pusing”, belum lagi jika Anda berusaha mendapatkan jawaban tersebut secara spontan saat pertanyaannya dilontarkan. Hal ini justru akan
meningkatkan kecemasan Anda. Padahal, apa yang menurut Anda sempurna belum tentu dianggap seperti itu oleh si pewawancara. Cukup siapkan jawaban yang berisi poin-poin penting yang ingin Anda sampaikan.
Jangan rendah diri. Kecemasan justru bisa semakin meningkat saat pikiran-pikiran rendah diri memenuhi benak Anda. Hindari pikiran-pikiran negatif seperti “saya tak cukup pintar” atau “saya kalah hebat dibandingkan kandidat yang lain”. Akan lebih baik apabila Anda memusatkan
perhatian pada kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Jangan memenuhi pikiran Anda dengan persaingan-persaingan yang tak mungkin bisa diubah.
Nah, kini Anda telah siap, kan? loker

Rabu, 08 Desember 2010

Tips negosiasi gaji

Setelah berhasil melewati beberapa tahapan wawancara kerja, besar kemungkinan anda akan
diterima kerja lowongan di perusahaan tersebut. Maka yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan diri
untuk menerima pertanyaan, “Berapa gaji yang anda inginkan ?”
Negoisasi gaji adalah salah satu bagian tersulit dalam mendapatkan pekerjaan. Jika meminta
jumlah yang terlalu besar, perusahaan mungkin akan mengurungkan niatnya merekrut anda.
Sebaliknya, jika jumlah yang anda minta terlalu rendah, mungkin anda akan diterima, namun
gaji yang didapatkan dibawah standar yang seharusnya dibayarkan perusahaan tersebut.
Setelah bekerja selama beberapa waktu, alu anda mengetahui fakta tersebut, pastilah anda
akan merasa kecewa. Dan solusinya adalah meminta kenaikan gaji, dan hal ini bukanlah
proses yang mudah. Untuk “memenangkan” negosisasi gaji pada saat interview, ikuti petunjuk
berikut : loker
PERATURAN NO. 1 : Dapatkan Informasi
Sebelum wawancara, manfaatkan networking anda. Anda bisa mendapatkan informasi dari
teman atau senior anda yang bekerja di perusahaan tersebut/industri serupa, terutama untuk
divisi atau posisi yang sama. Sumber lain adalah internet atau tabloid yang memuat mengenai
survey/informasi gaji.
PERATURAN NO. 2 : Mendengarkan
Di awal wawancara, jangan pernah langsung menyebutkan berapa gaji yang anda inginkan.
Semakin lama anda “menunda”, maka semakin banyak informasi yang bisa didapatkan untuk
“memenangkan” negoisasi gaji.
Langkah awal, pada saat wawacara, anda sebaiknya “mencari tahu” dari sang pewawancara,
ada berapa banyak kandidat untuk posisi tersebut, dan telah berapa lama lowongan tersebut
dibuka. Jika lowongan tersebut telah dibuka dalam waktu yang lama, ada kemungkinan
perusahaan kesulitan untuk mendapatkan kandidat yang memenuhi kualifikasi. Jika anda high
qualified, mungkin anda bisa mendaptkan nominal yang dinginkan.
PERATURAN KE 3 : Berlatih
Anda boleh menyebutkan sejumlah angka pada saat bernegoisasi. Tetapi jangan terlalu tinggi
dari standar gaji yang berlaku untuk industri/perusahaan tersebut. Jika ini terjadi, pewawancara
malah menganggap anda tidak serius. Ini berarti anda kehilangan kesempatan.
Jika anda menginginkan sejumlah nominal yang tinggi untuk gaji anda, katakanlah sejumlah
gaji pada top range, tunjukkah bahwa kualifikasi anda memang pantas untuk itu. Sebelum hari
wawancara, anda bisa mempersiapkan “pidato” selama 1-2 menit yang mendeskrisikan apa
yang anda bisa berikan untuk perusahaan jika anda diterima bekerja di tempat tersebut.
Satu hal yang harus dingat, pada saat perusahaan memberikan penawaran, anda tidak harus
memberikan jawaban saat itu juga. Anda bisa minta waktu untuk mempertimbangkan
semuanya dalam mengambil keputusan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang anda
harapkan, anda bisa saja menolak.
Apalagi pada saat bersamaan, ada tawaran yang lebih menggiurkan dari perusahan lain.
Namun, ada hal lain yang patut dipertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan nerupakan
langkah strategis untuk perkembangan karir anda.
BEBERAPA SITUASI DALAM NEGOSISASI GAJI
— . Perusahaan melakukan “secreening phobe call”
Yang harus anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai kisaran gaji untuk posisi
tersebut.

tips seputar menghadapi interview

Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan seputar kerja lowongan
1. Ceritakan tentang diri anda
Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.
“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.
Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”
Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins.
Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin-poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.
2. Hati-hati pertanyaan jebakan
Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja.
“Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?’ dan pelamar itu menjawab ‘saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.’ Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina.
Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal. Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji.” Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.”
Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja. Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan,” ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah.”
3. Semangat dan bahasa tubuh
Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.
Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…”, “menurut pendapat saya..”, “saya yakin…”, “saya optimis…”. Kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan.
Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing! (Lily Bertha Kartika/ berbagai sumber)
KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN
Apakah anda punya salahsatunya ..?
Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda ‘jual’ pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.
1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.
2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.
3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.
4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.
5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ‘short course’ bagi pegawai mereka.
6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.
7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.
8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

Tips Tata Cara Melamar Pekerjaan

  1. Lamar pekerjaan yang anda minati dan yakin mampu melaksanakan.
  2. Buatlah surat lamaran untuk loker yang terkesan individual/personal, khusus untuk perusahaan yang dimaksud. Jangan membuat surat lamaran yang sudah diformat secara standar atau meniru/menjiplak mentah-mentah dari buku.
  3. Usahakan surat tersebut singkat, faktual, dan menarik, dengan bahasa yang jelas dan penampilan menarik, dalam arti: rapi (tidak ada kesalahan ejaan atau tatabahasa), bersih (tinta hitam di atas kertas putih, jangan ada koreksi seperti tip-ex atau perbaikan dengan pensil/bolpoin sebaiknya ketik dan cetak ulang saja) dan selalu berusaha ditujukan kepada seseorang tertentu (nama dan/atau jabatan yang spesifik).
  4. Surat lamaran maksimal hanya satu halaman, selalu disertai resume/C.V. (curriculum vitae) Anda dan memberi impresi pertama yang positif tentang Anda.
  5. Resume/C.V. Anda sebaiknya memberi detail tentang latar belakang pendidikan, keterampilanketerampilan yang Anda miliki, pengalaman kerja (full-time, part-time, atau freelance yang memberi Anda kompetensi tertentu untuk melakukan suatu pekerjaan), aktivitas (organisasi, masyarakat, olahraga, dsb) dan prestasi-prestasi (di sekolah maupun luar sekolah) yang pernah Anda raih. Ciri resume/C.V. yang baik adalah: rapi, simpel, jujur, dan akurat. Sebaiknya bersih dan disusun agar penyampaian informasi menarik serta mudah dibaca. Berilah jarak (margin) pada semua sisi resume/C.V. Anda sebesar 1″ (minimal 1/2″ kalau Anda kekurangan tempat untuk mengisi informasi tentang diri Anda.) Bagian putih ini membuat resume Anda menarik, bersih, dan mudah dibaca sekaligus memberi tempat bagi calon atasan untuk membubuhkan catatan langsung di situ. Gunakan kertas dan tinta yang sama dengan surat lamarannya.
  6. Baca dan periksa ulang surat lamaran serta resume/C.V. Anda. Pastikan bahwa tidak ada kesalahan tipografis, tata bahasa/grammar, bahasa yang diulang-ulang/repetitif, layout yang kurang rapi (miring atau tidak lurus), ataupun kesalahan lain. Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan dan kerja lowongan.
  7. Silakan membaca buku/literatur yang tersedia di toko-toko buku. Ada banyak buku yang mengulas cara-cara dan kiat efektif dalam menulis surat lamaran, resume/C.V., maupun memenuhi panggilan wawancara.

persiapan menghadapi interview

Tip Wawancara Kerja berikut hanya saran belaka dari kerja lowongan jadi meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.
1. Ceritakan tentang diri anda
Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.
“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.
Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”
Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins.
Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin-poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.
2. Hati-hati pertanyaan jebakan
Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja.
“Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?’ dan pelamar itu menjawab ’saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.’ Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina.
Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal. Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji.” Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.”
Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja. Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan,” ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah.”
3. Semangat dan bahasa tubuh
Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.
Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…”, “menurut pendapat saya..”, “saya yakin…”, “saya optimis…”. Kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan.
Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing! (Lily Bertha Kartika/ berbagai sumber)
KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN
Apakah anda punya salahsatunya ..?
Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda ‘jual’ pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.
1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.
2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.
3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.
4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.
5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ’short course’ bagi pegawai mereka.
6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.
7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.
8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.
PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PENGEMBANGAN KARIER
Karier merupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan pribadi maupun sosial seseorang. Dalam konsultasi karier di Kompas banyak pertanyaan berkisar pada pengembangan karier, baik dari kalangan non manajer maupun manajer.
Misalnya: Saya sekarang sudah bekerja di suatu jabatan selama 5 tahun. Kapan waktu yang tepat untuk pindah jabatan atau naik jabatan? Bagaimana meningkatkan karier dalam situasi bisnis yang tidak menentu? “Organisasi tempat saya bekerja tidak memungkinkan saya untuk naik pangkat, apakah yang harus saya lakukan dalam pengembangan karier saya?
Tulisan ini membahas mengenai perubahan yang terjadi dalam pola karier seseorang dan bagaimana strategi kita agar pengembangan karier kita dapat terjamin. Pengembangan karier tradisional
Dalam pandangan tradisional, pengembangan karier merupakan tanggung jawab suatu organisasi yang menyiapkan karyawan dengan kualifikasi dan pengalaman tertentu, agar pada waktu dibutuhkan organisasi sudah memiliki karyawan dengan kualifikasi tertentu. Sifatnya paternalistik, dari atas kebawah dan tersentralisasi.  Jadi yang dilakukan karyawan adalah bekerja sebaik mungkin, mengikuti semua pelatihan yang diberikan, menunggu kesempatan kenaikan jabatan dan biasanya menurut saja menduduki jabatan yang ditawarkan oleh perusahaan.  Pengembangan karier tradisional pada umumnya berupa kenaikan karier secara vertikal dari satu jenjang pekerjaan tertentu ke jenjang berikutnya. Jadi seseorang diharapkan mendalami suatu bidang pekerjaan tertentu kemudian menduduki jabatan manajerial.
Pengembangan karier yang sifatnya vertikal dimungkinkan karena bentuk organisasi yang sifatnya hirarkis/birokratis. Pengembangan karier tradisional kurang memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi teknikal yang tinggi namun tidak memiliki kemampuan manajerial., karena tidak tersedia jalur spesialis.  Namun beberapa perusahaan besar yang mempunyai sistem pelatihan dan pengembangan yang terintegrasi memberikan kesempatan kepada para karyawannya untuk pindah jalur profesi atau memberikan kesempatan kepada karyawannya menjadi generalis. loker

Selasa, 07 Desember 2010

Tips Rahasia Sukses Wawancara Saat Melamar Pekerjaan

Bosan di kantor bikin Anda berpikir untuk pindah kerja? Sah-sah saja, tapi persiapkan diri sebaik mungkin.
Bila tes awal sudah dilewati, masih ada wawancara, bagian yang menurut banyak pelamar amat sulit dilewati.
Agar gambaran tentang wawancara ini jelas, di bawah ini Anda bisa mengintip beberapa pertanyaan yang cukup sulit dijawab.

Berikut tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan adalah :

1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.
2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, “Saya selalu diperbudak daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua.”
3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.
4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.
5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.
6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah
7. Apakah Anda punya pertanyaan?
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. Jangan bertanya tentang kepentingan Anda sendiri, misalnya, apakah karir Anda akan berkembang di sana.
Apa yang menjadikan seseorang selalu sukses untuk menggapai impiannya? Tampil beda dan memiliki keunggulan komperatif mungkin salah satu yang menjadikan Anda selalu berada di dalam posisi terdepan!
Termasuk dalam meraih karier dan mengungguli orang lain dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Ada beberapa trik atau strategi yang perlu disiapkan agar Anda sukses dalam melewati tahapan untuk mengejar karier yang diidam-idamkan.

Modal nekat saja, pasti tak cukup.. :D Di sini juga anda bisa menemukan beberapa kerja lowongan yang mungkin tak ada salahnya jika anda mencobanya.
Semoga Tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan di atas dapat bermanfaat bagi anda sekalian, dan jangan lupa komentarnya yah.. :D
Saya juga memberikan beberapa tips rahasia yang mungkin anda bisa baca dan sekaligus bisa mencobanya sendiri.. OK!!! Semoga informasi terbaru ini bermanfaat untuk loker

Senin, 29 November 2010

Bagaimana menghindari stress untuk para pencari pekerjaan

Jika Anda salah satu dari ribuan orang Amerika mencari pekerjaan saat ini, maka Anda pasti mengerti arti kata frustrasi. Mencari pekerjaan tidaklah mudah, tetapi dengan pandangan yang benar dan beberapa tips bermanfaat, proses dapat dibuat terlalu sulit.
Pertama dan paling utama, penting untuk memiliki sikap positif. Tentu saja, Anda mungkin akan menjadi kaya jika Anda memiliki satu dolar untuk setiap kali Anda pernah mendengar kata-kata ini, tapi tetap positif adalah apa yang akan menjaga Anda dari rasa sesak dengan pencarian kerja Anda. Selain itu, majikan pemberitahuan sikap Anda. Apakah itu melihat profil Facebook Anda atau account Twitter, atau berbicara dengan Anda dalam sebuah wawancara, pengusaha lebih mungkin untuk mempekerjakan seseorang dengan pengalaman kurang dan sikap yang baik maka seseorang yang punya resume yang tepat dan “Debbie Downer.”
Selanjutnya, pertimbangkan beberapa pengaturan tujuan untuk diri sendiri. Anda akan cenderung tetap fokus dan merasa dicapai jika Anda menulis beberapa tujuan dan tongkat kepada mereka. Misalnya, menetapkan tujuan untuk menghabiskan satu atau dua jam setiap hari pada pencarian pekerjaan Anda. Anda juga harus menuliskan apa yang Anda ingin dicapai dalam kerangka waktu itu, seperti; mencari-cari majikan mungkin atau lowongan pekerjaan, mengirim kembali, atau menghabiskan waktu bekerja pada pemasaran Anda.
“Ini bukan apa yang Anda tahu, tapi siapa yang kita tahu.” Ini mungkin tidak sepenuhnya benar, namun, membuat kontak merupakan cara terbaik untuk membuat diri Anda lebih berharga dan pada akhirnya bisa membantu Anda lahan pekerjaan. Melamar pekerjaan dan mengirimkan resume adalah besar, tetapi menggunakan media sosial seperti Twitter adalah salah satu cara yang baik untuk mendapatkan nama Anda di luar sana. (Lihat blog sebelumnya kami pada Bangunan Professional Resume Anda melalui Twitter).
Perlu diketahui bahwa meskipun Anda tidak memiliki pekerjaan, bukan berarti Anda keluar dari permainan. Pengusaha cenderung untuk bertanya apa yang telah Anda lakukan saat Anda telah kehilangan pekerjaan. Tanggapan “Tidak banyak,” adalah tidak mungkin untuk mengesankan. Jauhkan diri Anda sibuk dengan hal-hal yang akan terlihat baik pada resume atau akan meningkatkan pemasaran Anda. Menggunakan Twitter adalah memulai, tapi pertimbangkan tulisan sebuah blog yang berhubungan dengan bidang yang Anda ingin bekerja masuk Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengambil kelas atau dua bahwa akan memberikan langkah-up pada kompetisi. Kebanyakan perusahaan saat ini mengharapkan Anda untuk menjadi kompeten dalam program-program seperti Microsoft Office. Jika pengalaman hanya Anda hanya mengetik kertas pada Microsoft Word, Anda harus berpikir tentang mengambil kursus pelatihan. (Hal ini terlihat hebat di resume).

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Minggu, 28 November 2010

Lowongan Forex & Investasi Resiko Tinggi Bagi Pelamar Kerja & Pencari Kerja Yang Merugikan Anda

Hati-hati dan waspada penuh pada perusahaan yang bergerak di bidang investasi beresiko tinggi seperti yang berbau forex, efek, saham, fx, bursa berjangka, pasar uang, dan lain sebagainya. Sebenarnya ini bukan kejahatan kriminal, tapi sesuatu kegiatan / aktifitas yang akan merugikan anda dari segi waktu dan keuangan anda.
Efek terburuk dari karir pada bidang tersebut adalah bunuh diri karena rugi dengan hutang berlimpah. Permainan investasi dengan resiko tinggi tersebut juga belum memiliki kejelasan mengenai halal haramnya karena ada indikasi judi kelas atas tingkat tinggi. Namun jika anda punya banyak uang milik sendiri yang ingin anda lipa gandakan dengan resiko hilang semua serta anda dapat menerimanya itu sah-sah saja.
Umumnya mereka mengincar para pencari kerja baik yang baru lulus kuliah / sekolah serta orang yang sudah pernah bekerja. Para pelaku umumnya juga korban dari perusahaan yang terikat sistem untuk mencari korban lain. Tempat atau kantor perusahaan tersebut juga sangat bagus dan bonafid sehingga tidak akan menimbulkan kecurigan anda.
Biasanya diawali dengan secara membabi buta membuat berbagai iklan lowongan pekerjaan di media cetak dan internet. Orang yang melamar akan langsung dipanggil untuk wawancara atau disortir terlebih dahulu mana yang layak berpotensi dan dapat menjadi pencari uang untuk modal perusahaan. Jenis pekerjaan yang ditawarkan beragam dan terkadang menipu. Lowongan manajer trainee, manajer eksekutif, akuntan, sekretaris, administrasi, dan lain sebagainya akan berujung pada satu jenis pekerjaan yang sama, yakni mencari modal bagi keuntungan perusahaan.
Setelah pelamar datang akan diwawancarai untuk sekedar basa-basi serta formalitas belaka. Kemudian pelamar kerja akan diwajibkan langsung ikut pelatihan investasi beresiko tinggi di kelas dan langsung ke lapangan tempat transaksi. Umumnya jenis investasi adalah jual beli uang asing / foreign exhange / forex / fx, indeks, komoditas, dan lain sebagainya. Pelamar pun akan diberikan pembelajaran dengan alur yang telah ditentukan serta diberi ujian formalitas.
Setelah mengikuti pelatihan singkat, pelamar akan ditawari pekerjaan sebagai pencari modal baik dari modal sendiri, keluarga, teman, saudara, tetangga, dan lain sebagainya secara wajib. Keuntungan akan diberikan setiap transaksi dilakukan. Berbagai bonus akan melayang ke hadapan anda jika anda berhasil mendapat modal besar dan memiliki downline atau bawahan hasil rekrut anda.
Tapi sekali lagi yang pasti uang yang anda mainkan pada investasi resiko tinggi dapat hilang semua tanpa bekas walaupun keuntungan yang dijanjikan sangat besar. Apalagi uang yang anda mainkan bukanmilik anda. Seandainya kalah dan rugi anda akan berhadapan dengan pemilik modal yang murka.
Jika anda ingin menimba ilmu anda boleh saja ikut pelatihan gratis dan kabur setelah ujian untuk menambah wawasan anda di dunia investasi. Jangan mudah terpengaruh bujuk rayu orang lain yang dapat menjerumuskan anda. Lebih baik tenang jadi karyawan daripada paranoid jadi manajer eksekutif.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Jumat, 26 November 2010

Membuat Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)

Agar terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):
Gunakan kertas putih polos

CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).
Status perkawinan

Cantumkan status perkawinan (single, married, atau divorced).
Foto terbaru

Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).
Referensi

Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
Pekerjaan yang diinginkan

Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.
Format standar surat resmi

Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.
Pengalaman kerja

Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.
Pengalaman lain yang menunjang

Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.
Identitas

Cantumkan identitas anda dengan jelas.


Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi.

Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.


Bookmark and Share

Kamis, 25 November 2010

Mencari Peluang Kerja di Luar Negeri

Dalam bayangan sebagian besar masyarakat, bekerja di luar negeri identik dengan menjadi TKI di sektor-sektor informal. Padahal, peluang untuk bekerja di sektor formal juga cukup besar. Sebab, beberapa negara sudah membuka diri melalui Foreign Trade Agreement yang memungkinkan pekerja terampil asing bekerja di sana, termasuk dari Indonesia. Peluang kerja tersebut selain Malayasia, Singapura, Brunei Darussalam, negara Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.
Kebutuhan akan tenaga kerja di suatu negara berbeda satu sama lain. Brunai Darussalam, misalnya, sangat terbuka kesempatan sebagai guru, dan bekerja di perhotelan. Sedangkan Amerika dan Kanada biasanya membutuhkan mereka yang ahli di bidang teknologi dan medis seperti perawat. Tapi, Anda tidak perlu pesimis, karena tidak menutup kemungkinan, terbuka juga peluang di bidang lain. Ada banyak cara untuk mendapatkan informasi kerja di sana, di antaranya:
1. Departemen Tenaga Kerja
Setiap departemen tenaga kerja di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, rutin memajang iklan lowongan pekerjaan di beberapa negara. Di sini biasanya ada perusahaan penyalur tenaga kerja resmi yang mendapatkan job order dari pengguna jasa atau agensi lain di luar negeri. Biasanya, perusahaan perekrutan ini juga mengiklankan lowongan kerja di surat kabar dan internet.
2. Dunia Maya
Media internet banyak sekali menyajikan berbagai informasi mengenai lowongan kerja. Ragam lowongan yang diinformasikan juga beragam, sesuai bidang dan keterampilan Anda. Caranya, setelah situs kerja terbuka, kliklah region atau negara yang ingin dituju. Dari situ bisa dilihat perusahaan dan bidang-bidang apa saja yang dibutuhkan, beserta persyaratannya. Anda tinggal mengirim lamaran Anda ke sana. Selain dengan jalan mencari info lowongan kerja, Anda juga bisa mengiklankan diri Anda di situs tersebut. Kemukakan secara spesifik bidang dan keterampilan yang dimiliki. Situs-situs yang bisa Anda datangi di antaranya www.jobsdb.com, www.americajobnet.com, www.karir.com, www.msn.com, www.monster.com, www.usajobs.com dan www.opm.gov.
3. Networking
Selain itu, informasi juga bisa Anda dapatkan lewat networking, bisa teman atau saudara yang sudah tinggal dan bekerja di sana. Perluaslah lingkungan pergaulan Anda. Jangan sungkan menanyakan lowongan pekerjaan pada teman yang berdomisili di luar negeri yang sesuai dengan keahlian Anda. Jika belum mempunyai networking di negara yang menjadi incaran Anda, mulailah mencari lewat chatting. Jalinlah pertemanan di dunia maya. Karena mungkin saja dari sini peluang itu datang.
4. Head hunter
Anda bisa mendatangi situs-situs head hunter di luar negeri dan mem-posting CV atau resume Anda. Sebagian besar head hunter memang mendahulukan pencari kerja lokal, tapi jika kualifikasi yang Anda miliki tidak ditemui oleh calon-calon dari negaranya, besar kemungkinan Andalah yang terpilih. Untuk memudahkan Anda mencari head hunter di luar negeri di internet, Anda bisa mencoba kata kuncinya, executive search firm, atau recruitment and placement. Di web ini akan menerangkan secara rinci bagaimana mem-posting resume Anda. Carilah kata-kata How to Apply for Jobs atau yang sejenisnya.
5. Perusahaan Asing
Jika telah bekerja di perusahaan multinasional, sebenarnya Anda sudah berjalan selangkah untuk menggapai mimpi. Beberapa perusahaan multinasional di sini, juga membuka peluang cukup besar pada Anda untuk bekerja di luar Indonesia. Tak menutup kemungkinan, jika Anda terlihat sangat qualified, Anda akan dipindah ke anak cabang di negara lain. Kesempatan yang datang bisa berupa pindah lokasi kerja, magang selama beberapa bulan, bahkan ada yang dikontrak 1-2 tahun di negara yang ditentukan perusahaan. Beberapa perusahaan asing juga memberi kesempatan karyawannya untuk melamar pekerjaan di perusahaan lain di luar Indonesia atas referensi atasannya.
6. Terjun Bebas
Cara terakhir yang jadi pilihan cukup banyak orang adalah dengan terjun bebas. Dengan berbekal modal nekat dan keberuntungan, biasanya mereka berangkat ke negara yang dituju. Tapi cara ini sangat riskan, karena Anda tak punya izin kerja di sana dan sewaktu-waktu bisa dideportasi pihak berwenang. Biasanya visa yang digunakan adalah visa kunjungan atau wisata. Anda juga harus punya dana besar untuk biaya hidup di sana selama beberapa bulan, minmal tiga bulan sebelum Anda mendapat pekerjaan. Dan yang lebih penting, Anda harus menyiapkan uang untuk sewaktu-waktu kembali ke Indonesia.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Senin, 22 November 2010

Cara Mendapat Penghasilan Pasif (Passive Income) Tanpa MLM (Multi Level Markerting) Bisa Kaya

Banyak yang bilang pasif income itu ikutan mlm cari member baru dan nanti bisa kaya terus-terusan tanpa perlu kerja kalau membernya beranak pinak. Tetapi sebenarnya tidak begitu karena passive income merupakan penghasilan yang sumbernya tidak hanya berasal dari mlm tetapi dari usaha lain yang tidak kita kelola secara langsung.
Contoh penghasilan pasif yang sederhana yaitu jika kita punya banyak rumah dan kemudian rumah itu kita sewakan atau kontrakkan kepada orang lain. Karena kita sibuk maka kita beri wewenang orang lain untuk mengelolanya seperti adik kita, maka keuntungan dari uang sewa atau kontrak tersebut bisa disebut sebagai penghasilan pasif.
Beberapa Cara Untuk Mendapatkan Pasif Income (Passive Income) :
1. Dari Properti
Menyewakan tanah, rumah, ruko, bangunan, dan kekayaan lain yang tahan lama bisa mendatangkan keuntungan tanpa mengharuskan kita bekerja keras setiap hari. Paling hanya menggunakan jasa broker prosperti atau pasang iklan nanti yang mau menyewa properti kita akan menghubungi kita.
2. Dari Iklan
Kalau kita punya website / situs web yang ramai kita bisa pasang iklan yang banyak ditawarkan. Jika kita menaruh web kita di layanan web atau blog gratisan maka kita tinggal menikmati hasilnya saja tanpa harus rajin memperbaharui isi webnya.
3. Dari Royalti
Jika kita jadi pencipta lagu, produser film, pemegang hak milik suatu franchise, artis, dan lain sebagainya yang memungkinkan kita dapat
royalti maka tanpa harus banyak kerja kita bisa dapat untung jika orang lain menyukai sumber royalti tersebut.
4. Pensiun / Pensiunan
Enak sekali kalau kita pensiunan pegawai negeri sipil, tni atau polri karena kita akan dapat uang pensiun setiap bulan tanpa harus bekerja. Ketika kita meninggal dunia pun istri kita bisa masih dapat pensiunan tersebut. Istilah kerennya "nggak kerja digaji".
5. Bunga / Bagi Hasil / Dividen
Kalau kita menabung di bank, punya saham, deposito, obligasi dan lain sebagainya maka kita bisa bisa dapat keuntungan yang lumayan tanpa harus bekerja. Apalagi kita punya uang yang sangat banyak karena otomatis bunga atau bagi hasil akan juga ikut besar. Tetapi jika dibandingkan dengan tingkat inflasi maka bunga atau bagi hasil biasanya tidak ada apa-apanya, hanya sebagai hadiah hiburan bank saja.
6. Dari Bisnis
Kalau punya duit melimpah maka biasanya orang akan buka usaha dan apabila dia suruh orang lain untuk mengelola maka keuntungannya bisa dikatakan penghasilan pasif. Tapi ada resiko yang harus ditanggung jika bisnis tidak kita jalankan sendiri karena bisa saja orang yang kita percaya itu melakukan kecurangan yang merugikan usaha kita atau bisa juga usaha yang berjalan sendiri itu tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share