Info Lowongan KerjaTersedia 8000 Info Lowongan, Masa Depan Ada di Tangan Anda
Tampilkan postingan dengan label tes kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tes kerja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2010

Tips Sukses Melakukan Negosiasi Gaji

Anda memiliki tawaran pekerjaan di tangan. Berapa banyak waktu luang yang Anda miliki untuk bernegosiasi gaji dan kondisi pekerjaan lainnya? Jawabannya berkisar dari tidak banyak banyak. Salah satu faktor kunci adalah diskusi tentang gaji, tunjangan, dan kondisi kerja yang terjadi selama proses wawancara.
kerja lowongan

Anda telah berbagi kemungkinan Anda saat ini atau paling baru gaji dengan majikan yang potensial; pemberi kerja yang potensial mungkin telah berbagi kisaran gaji untuk posisi dengan Anda. Iklan pekerjaan diposting juga mungkin telah memberikan Anda gambaran tentang kisaran gaji. Jangan mengandalkan ini, Namun, karena majikan tidak mau meletakkan kartu mereka di meja pertama. Setelah semua, apa yang ingin menjadi calon yang ditawarkan dan menerima posisi di rendah untuk mid-range dari rentang gaji lain?

Negosiasi Gaji Dari Sudut Pandang Perusahaan

Akibatnya, gaji kelonggaran negosiasi perusahaan tergantung pada faktor-faktor: loker
* Tingkat pekerjaan dalam organisasi Anda,
* Kelangkaan keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk pekerjaan di pasar kerja,
* Kemajuan karir dan pengalaman individu yang dipilih,
* Nilai pasar wajar untuk pekerjaan Anda mengisi
* Kisaran gaji untuk pekerjaan dalam organisasi Anda
* Kisaran gaji untuk pekerjaan di wilayah geografis Anda,
* Kondisi ekonomi yang ada dalam pasar kerja Anda,
* Kondisi ekonomi yang ada dalam industri Anda, dan
* Faktor-perusahaan tertentu yang mungkin mempengaruhi gaji yang diberikan seperti pekerjaan perbandingan, budaya Anda, filsafat membayar Anda, dan praktik promosi Anda.

Bottom line? Seberapa buruk Anda inginkan dan butuhkan calon ini? Jika Anda terlalu miskin, strategi negosiasi Anda dengan cepat akan berubah menjadi suatu kapitulasi. Dan, penyerahan, membayar lebih dari yang Anda mampu, membayar proporsional untuk rentang membayar karyawan Anda saat ini, dan membayar gaji karyawan baru dan tunjangan di luar zona kenyamanan Anda adalah buruk bagi majikan dan buruk bagi kandidat.

Pekerjaan karyawan baru adalah diamati di bawah mikroskop; harapan majikan mungkin terlalu tinggi. Fellow karyawan dapat membenci gaji dinegosiasikan dan memikirkan karyawan baru sebagai primadona. Dalam win-win negosiasi gaji, dan karyawan meninggalkan perasaan negosiasi siap untuk memulai dalam jangka panjang, hubungan yang sukses.

Jika Anda pernah terlibat dalam negosiasi gaji intens, Anda tahu bahwa negosiasi dapat mengkonsumsi energi mental dan fisik Anda jauh di luar kepentingannya. Ini karena, pada saat Anda mencapai tahap pembuatan penawaran, Anda telah menghabiskan waktu untuk mengembangkan kolam calon. Anda telah mewawancarai berbagai calon selama berminggu-minggu.

Organisasi Anda telah menginvestasikan waktu dan energi dalam membujuk dan mengenal calon pilihan akhir Anda. Lebih canggih kandidat, kandidat tingkat yang lebih tinggi, dan calon dengan kemajuan karir yang signifikan akan dapat surat penawaran awal Anda, sehingga diharapkan hal itu.

Selain itu, harapan dan kebutuhan kandidat dapat sisi buta kadang-kadang majikan. Jika beberapa orang telah melakukan wawancara - yang saya sarankan - Anda memiliki sedikit kontrol atas harapan yang diutarakan dan apa calon datang untuk percaya tentang posisi sebagai hasil wawancara. Anda juga tidak memiliki kontrol atas isi penawaran dari perusahaan lain yang dapat terjadi secara simultan.
Tips Negosiasi Gaji

Meskipun mereka tidak dimaksudkan untuk secara komprehensif detail bagaimana untuk melakukan negosiasi gaji, saya menawarkan petunjuk dan tips ini untuk memastikan Anda melakukan negosiasi gaji yang sukses.
  • Negosiasi adalah bukan menang - kecuali kedua belah pihak menang. Jika salah satu pihak merasa mereka telah menyerah, tidak negosiasi, kedua belah pihak kalah.
  • Lakukan segala upaya untuk mengidentifikasi gaji dan tunjangan terbaru calon Anda diterima. Sebagian besar organisasi meminta gaji pada aplikasi pekerjaan mereka dan di lowongan pekerjaan dan iklan. Beberapa kandidat menawarkan W-2 bentuk dan bukti lain dari gaji. Anda juga dapat meminta mantan pengusaha selama pemeriksaan referensi. Anda mungkin tidak dapat mencocokkan gaji tetapi Anda akan memiliki ide yang baik dari apa yang akan mencari kandidat selama negosiasi gaji.

Tips Nyaman di Tempat kerja

Adaptasi di tempat kerja memang butuh waktu. Bagi sebagian orang, tidak mudah untuk langsung merasa nyaman di lingkungan kerja. Tapi semuanya bisa diatasi.  Syaratnya gampang, punya selera humor yang bagus, dan perilaku yang baik. Ini dia.
  1. Jika ingin menyampaikan candaan atau lelucon, cobaah dipikir terlebih dahulu. Jangan sampai lelucon atau humor Anda menyinggung perasaan orang lain. Hanya akan membuat orang lain berpandangan negatif terhadap Anda.
  2. Jadilah orang yang menyenangkan. Jangan terlalu serius atau sensitif. Jika orang lain bercanda dengan Anda, lihatlah dari segi lucunya, jangan terlalu dimasukkan ke hati.
  3. Jangan sampai stres merusak mood dan emosi Anda. Mood dan emosi yang buruk juga akan mempengaruhi performa serta hubungan Anda dengan rekan sekerja.
  4. Untuk menghidupkan suasana dengan sesama rekan sekerja, Anda bisa memanfaatkan Email untuk mengirim lelucon atau humor-humor kepada rekan kerja Anda.
  5. Bersosialisasilah. Gunakan waktu luang Anda untuk hang out dan bersenang-senang dengan teman-teman Anda. Hal tersebut akan mempersempit jarak Anda dan rekan kerja.
  6. Buka diri Anda untuk pengalaman baru. Perluas pergaulan Anda sambil menjalankan hobi. Misalnya ikut klub olah raga, dan lain-lain.
    loker 

Kamis, 09 Desember 2010

Semangat Bekerja Berkat Meja Kerja di Kantor

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas dan semangat kerja di kantor. Salah satunya dapat berawal dari meja kantor. Kondisi meja kantor yang tak tersusun rapi dapat menyebabkan efektivitas dan semangat bekerja terganggu. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa kiat dalam mengatur meja kantor.
Pertama, aturlah meja anda untuk mepermudah pekerjaan. Bertumpuknya kertas-kertas pekerjaan atau dokumen d meja akan sangat mengganggu. Oleh sebab itu, aturlah meja kantor menjadi 3 bagian yaitu, dokumen baru, dokumen yang sedang diproses, dan dokumen yang sudah selesai dikerjakan.setelah itu, jangan lupa untuk memberi nama di setiap masing-masing bagian. Hal ini untuk memudahkan bagi teman anda yang akan menaruh pekerjaan atau dokumen yang baru.
Kedua, simpan benda-benda yang kurang diperlukan di laci meja. Agar barang-barang tidak bertumpuk di atas meja, letakkan benda-benda penting saja di atas meja. Benda-benda seperti komputer, peralatan tulis-menulis, rak berkas, serta kertas-kertas kosong dapat anda simpan di atas meja. Sementara, benda-benda yang lainnya dapat anda simpan di laci meja. Hal ini akan memudahkan anda mencari barang-barang yang memang diperlukan.
Ketiga, jangan lupa untuk merapikan meja setiap pulang dari kantor. Setelah bekerja seharian, tentu ada benda-benda yang tercecer tidak pada tempatnya. Jika tidak dirapikan, esok hari anda akan kerepotan mencari benda-benda yang diperlukan. Oleh sebab itu, sebelum pulang dari kantor, segera rapikan benda-benda pada tempatnya semula. Contohnya, jika anda memiliki suatu pekerjaan yang belum sempat diselesaikan, simpanlah pekerjaan tersebut di bagian “dokumen yang sedang diproses”.
Keempat, kondisi meja kantor dapat mempengaruhi suasana kerja. Ya, kondisi meja yang berantakan akan membuat anda tidak nyaman dalam bekerja. Namun, kondisi meja yang rapi dengan konsep tata letak yang sama pun ternyata dapat mempengaruhi suasana kerja. Rasa jenuh dapat timbul jika tata letak meja kantor anda selalu sama setiap harinya.
Oleh sebab itu, paling tidak dalam waktu empat bulan sekali ubahlah tata letak benda-benda di meja kantor. Contohnya, jika biasanya komputer berada di tengah-tengah meja, geserlah agak ke sebelah kiri meja. Begitu pula dengan benda-benda yang lain. Hal ni dapat menimbulkan suasana dan semangat yang baru dalam bekerja. Selamat bekerja.

Wawancara kerja dengan jual pesona diri

Melamar pekerjaan sama halnya dengan maju ke medan perang. Pelamar harus memiliki kerja lowongan
strategi jitu agar menjadi pemenang untuk mendapatkan pekerjaan yang diidamkan. Makanya
anda yang saat ini sedang sibuk mencari peluang dan kesempatan kerja harus mengatur
strategi agar jadi pemenang.
Strategi pertama yang harus anda lakukan sebelum melamar kerja adalah fokuskan perhatian
anda hanya pada pekerjaan yang anda inginkan. So, setiap membaca lowongan pekerjaan,
jangan langsung melamar. Tanyakanlah pada diri sendiri apakah pekerjaan itu yang anda
inginkan? Apakah anda cukup menguasai pekerjaan yang ditawarkan? Mampukah anda
melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai standar perusahaan yang akan dilamar?
Dalam menjawab pertanyaan tersebut jujurlah menilai diri sendiri. Bila jawaban anda positif,
silahkan melamar pekerjaan tersebut. Tapi bila tidak, jangan melamar pekerjaan itu agar
anda terhindar dari lamaran yang sia-sia. Atau paling tidak kelak jika anda lolos seleksi anda
nggak akan banyak menemukan kesulitan.
Setiap kali membaca lowongan kerja, entah itu di surat kabar atau internet, hati-hati! Jangan
mudah terjebak oleh lowongan kerja yang bombastis dan muluk. Carilah informasi
sebanyakbanyaknya
tentang pekerjaan tersebut. Sumber yang paling pas adalah manajer yang
menangani divisi pekerjaan yang ditawarkan. Atau teman anda yang bekerja di bidang
tersebut.
Jika anda sudah merasa cukup informasi tentang peluang kerja yang ada, kirimkan lamaran
anda. Nah, kalau anda dipanggil untuk wawancara, inilah saatnya anda maju ke medan
perang. Persiapkan diri sebaik mungkin. Pelajari informasi tentang perusahaan yang
memanggil anda. Kalau bisa kumpulkan data tentang hal-hal yang berkaitan dengan
perusahaan dan pekerjaan yang ditawarkan. Hal ini akan sangat membantu anda saat
wawancara berlangsung.
Satu hal yang sangat penting saat wawancara adalah ‘jangan ragu untuk menjual pesona
anda!’. Anggaplah ruang wawancara sebagai arena untuk mempertontonkan kehebatan dan
kemampuan anda. Eksploitasikan kemampuan berbicara dan kecerdasan anda. Tetapi tetap
kendalikan emosi, jangan terjebak pada kesan ‘sok pamer’. Tunjukkan sikap yang profesional
dan berwibawa. Buatlah agar pewawancara ‘terpesona abis’ pada anda saat anda
melenggang keluar ruangan. Ingat, simpati merupakan hal penting yang mempengaruhi
keputusan selanjutnya.
Setelah wawancara nantikan kabar selanjutnya dengan tenang. Bersiaplah untuk dua
kemungkinan, diterima atau tidak diterima. Jika anda diterima tunjukkan kegembiraan anda
dengan wajar, jangan terlalu meluap-luap. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas
kepercayaan yang diberikan pada anda.
Selanjutnya, jika anda mulai menandatangani perjanjian kerja, simaklah surat perjanjian itu
dengan cermat. Jangan langsung menandatangai surat perjanjian tersebut, pelajari lebih dulu
dengan seksama. Jangan ragu menanyakan hal-hal yang belum anda mengerti yang
tercantum pada surat tersebut. Jika anda sudah yakin bahwa perjanjian tersebut memuaskan
anda, tanda tangani surat itu.
Tapi jika anda tidak diterima, nggak perlu kecewa secara berlebihan. Yakin deh kalau nggak
diterima di tempat itu anda masih punya kesempatan di tempat lain. Selamat bertempur mencari loker..!

Kiat lolos tes wawancara kerja

Banyak orang merasa cemas ketika akan menjalani wawancara kerja. Memang, sebelum dan saat menjalaninya lazim ada tingkat kecemasan yang menganggu. Tentu saja, tingkatan itu berbeda pada setiap orang. Ada orang yang bisa mengendalikan kecemasannya, ada yang terjebak bahkan gugup tak bisa apa-apa. Anda bagaimana? kerja lowongan
Jika Anda merasakan kecemasan luar biasa sehingga tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik saat wawancara, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar bisa tenang atau setidaknya tak terlampau tegang. Berkurangnya ketegangan bisa membantu mendapatkan percaya diri yang lebih tinggi.
Banyak Berlatih. Suasana asing saat menjalani wawancara atau interview kerja bisa Anda kurangi jika Anda berlatih wawancara sesering mungkin. Latihan demi latihan yang Anda jalani
membuat Anda lebih siap dan semakin tahu apa yang harus dilakukan dan dikatakan dalam sebuah interviu. Dengan cara ini, Anda juga jadi lebih tahu kekurangan diri yang lain kali bisa dihindari atau malah kelebihan yang bisa ditingkatkan.
Melakukan Banyak Persiapan. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin sebelum menjalani interviuw kerja. Persiapan yang dilakukan meliputi pengetahuan, kemampuan, serta penampilan Anda. Semakin baik Anda mempersiapkan diri semakin besar pula kemungkinan
Anda bisa menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan pewawancara dengan keyakinan penuh. Bagian awal dari wawancara merupakan saat yang penting. Jika Anda pada bagian tersebut sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keyakinan tinggi, rasa percaya diri Anda
juga akan semakin meningkat. Sebaliknya. jika di bagian awal wawancara kerja Anda suda merasa serba salah dan cemas, semakin lama semakin sulit Anda menjawab pertanyaan pertanyaan selanjutnya dengan baik.
Saat melakukan persiapkan, yakinkan diri tentang tiga hal:
1. Anda bisa melakukan pekerjaan tersebut;
2. Anda bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas
yang akan diberikan, dan;
3. Anda bisa melakukan semuanya dengan baik.
Jangan berpikir pekerjaan itu merupakan yang terbaik. Ketika Anda berpikir bahwa pekerjaan yang sedang berusaha Anda dapatkan ini merupakan yang terbaik dan kesempatan hanya
datang sekali, tingkat kecemasan yang dirasakan justru akan meningkat. Tak perlu memberikan penilaian yang berlebihan sebelum Anda benar-benar tahu dan memulai pekerjaan tersebut.
Anda belum tentu akan menyukai pekerjaan yang bahkan belum Anda lakukan. Selain itu, kesempatan yang lebih baik bisa saja datang kepada Anda di lain waktu. Jadi, lebih baik
bersikap tenang dan santai.
Tak perlu menjawab dengan jawaban sempurna. Memikirkan suatu jawaban yang sempuma saja tentu sudah membuat seseorang “pusing”, belum lagi jika Anda berusaha mendapatkan jawaban tersebut secara spontan saat pertanyaannya dilontarkan. Hal ini justru akan
meningkatkan kecemasan Anda. Padahal, apa yang menurut Anda sempurna belum tentu dianggap seperti itu oleh si pewawancara. Cukup siapkan jawaban yang berisi poin-poin penting yang ingin Anda sampaikan.
Jangan rendah diri. Kecemasan justru bisa semakin meningkat saat pikiran-pikiran rendah diri memenuhi benak Anda. Hindari pikiran-pikiran negatif seperti “saya tak cukup pintar” atau “saya kalah hebat dibandingkan kandidat yang lain”. Akan lebih baik apabila Anda memusatkan
perhatian pada kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Jangan memenuhi pikiran Anda dengan persaingan-persaingan yang tak mungkin bisa diubah.
Nah, kini Anda telah siap, kan? loker

Rabu, 08 Desember 2010

Keterampilan yang paling dicari dalam melamar pekerjaan

Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda ‘jual’ pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.
Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.
1. Keterampilan bahasa asing
Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.
2. Keterampilan teknis tentang mesin
Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.
3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia
Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.
4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer
Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.
5. Keterampilan Mengajar
Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ‘short course’ bagi pegawai mereka.
6. Keterampilan manajemen keuangan
Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.
7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika
Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.
8. Keterampilan memecahkan masalah
Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, loker baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.

cara menulis lamaran pekerjaan lewat email

Makin banyak perusahaan yang membolehkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar. Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mem-forward surat lamaran berbentuk email ke para usernya.
Bagi calon karyawan kerja lowongan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika Anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah Anda dapat mengkopi email lamaran Anda sebelumnya dan menyesuaikannya.
Tentu saja semua tips umum menulis surat lamaran tetap perlu diikuti.
1. Judul Email
Judul email Anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email Anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, Anda dapat menuliskannya sebagai berikut “Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran”.
Catatan: Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta Anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email Anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.
2. Dimana Surat Lamaran Ditulis?
Sering kali kita bingung apakah perlu menuliskannya di badan email atau di file tersendiri. Menurut teman saya yang bekerja di bidang recruiting sebuah perusahaan multinational, Anda dapat menuliskan surat lamaran (cover letter) Anda di badan email. Artinya, perusahaan tetap akan menerima surat lamaran Anda dengan baik. Pengalaman saya, tidak pernah ada perusahaan yang menolak lamaran yang suratnya dituliskan di badan email.
3. Bagaimana dengan Resume loker?
Jangan menulis resume Anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran email Anda.
4. Word, PDF, atau Text?
Biasanya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerja jenis file yang bisa Anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan Anda untuk mengirimkan file berformat pdf. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume Anda dalam file MS Word (.doc).
File text (ekstension .txt) lebih baik tidak digunakan karena pada saat dikirim dengan email, file tersebut terkadang muncul di badan email. Ini terutama jika Anda menggunakan email gratis di Web, seperti Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.
5. Ukuran Email
Usahakan ukuran email Anda tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach. Karena itu periksa besar file yang Anda lampirkan. Jika Anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang terlalu besar. Perkecil ukuranya dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.
6. Email Signature
Email signature adalah text yang dituliskan secara otomatis oleh provider email Anda. Signature ini bisa Anda program sendiri, atau bagian dari iklan untuk penyedia jasa email tersebut. Adanya signature ini mengurangi kesan profesional pada lamaran Anda.
Email web gratis seperti Yahoo! dan Hotmail menambahkan signature ini secara otomatis pada semua email yang mereka kirim. Sedangkan Gmail tidak. Inilah alasan pertama saya memilih Gmail untuk mengirimkan lamaran-lamaran saya.
7. Test Kirim
Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, Anda juga perlu melakukan test pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran Anda, lengkap dengan attachment-nya ke email lain. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang Anda tuju. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya. Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email, Anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.
Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Saat mengirimkan email dari Yahoo! ke Gmail, saya perhatikan spasi email saya berubah dari satu menjadi dua. Tapi sebaliknya, email yang saya kirim dari Gmail ke Yahoo! tidak berubah formatnya. Ini alasan kedua saya menggunakan Gmail untuk mengirimkan lamaran saya