Info Lowongan KerjaTersedia 8000 Info Lowongan, Masa Depan Ada di Tangan Anda

Jumat, 10 Desember 2010

Tips Anti Jenuh Kerja

Walau awalnya semangat, pekerjaan rutin kerap membuat kita bosan. Bila kebosanan tak segera diatasi maka profesionalitas kerja pun jadi korban. Sebelum performa kerja anda terancam menurun, baca tips ini!
kerja lowongan


  1. Tuliskan tugas sehari-hari anda. Bikin daftar pekerjaan anda sehari-hari. Dan berikan tanda pada setiap pekerjaan yang sudah selesai anda kerjakan. Selain bisa lebih fokus dan efisien, juga bisa jadi cara jitu menghindari tudingan anda tidak cukup berusaha menyelesaikan tugas-tugas anda.
  2. Minta lebih banyak tugas Coba bicarakan dengan atasan anda dan minta lebih banyak pekerjaan, termasuk tanggung jawab yang lebih menantang. Bila memungkinkan coba meminta kepada atasan anda untuk bertukar posisi. Jika tidak mungkin coba bantu rekan kerja anda menyelesaikan tugasnya. Jadi relawan istilahnya. Selain rekan kerja akan merasa terbantu anda pun jadi nggak bosan lagi. Tapi ingat, mintalah ijin terlebih dahulu pada atasan anda. Jangan sampai rekan anda yang mendapat pujian dari hasil kerja anda.
  3. Menjadi panitia kegiatan yang dilakukan perusahaan Bila perusahaan anda akan libur, usulkan untuk membuat liburan bersama. Ide anda perlu dilontarkan pada atasan. Berikan juga usulan tempat-tempat yang cocok untuk dijadikan tempat liburan. Bisa juga anda mengusulkan untuk melakukan bakti sosial. Selain membuat anda lebih akrab dengan lingkungan kerja, hal itu juga bisa menunjukkan reputasi anda sebagai seorang pemimpin. Pasti anda mendapat nilai lebih dari atasan.
  4. Menambahkan nilai pada pekerjaan anda Anda bisa memperlihatkan pada atasan ada bahwa anda memiliki kemampuan lebih. Deskripsi pekerjaan anda hanya perlu menyelesaikan dan mengajukan laporan keuangan standar. Bila anda mampu, mengapa tidak mencoba melakukan analisa atau mengajukan format terbaru? Untuk mengurangi prasangka anda hanya cari muka, lakukan hal itu tanpa memberi tahu siapapun. Selesaikan sampai tuntas, dan ajukan pada atasan anda. Tidak perlu meminta jawaban langsung. Tunggu beberapa hari, sampai si bos memberikan jawaban. Bila atasan anda menerima proposal yang anda ajukan tadi tentu akan menambahkan nilai pekerjaan anda. Pasti si bos akan lebih antusias memberikan tanggung jawab pada anda.
  5. Ambil inisiatif dan mulailah proyek baru Jangan menunggu perintah seseorang. Jadilah pro-aktif. Coba membuat data base baru, atau cari klien baru yang cukup potensial untuk perusahaan. Bisa juga mencoba menangani materi promosi perusahaan anda. Selalu komunikasikan dengan pengambil keputusan setiap langkah anda. Tujuan anda adalah menunjukkan kemampuan anda untuk bekerja, bukan membuat orang lain terlihat tidak mampu atau mencoba meraih posisi yang kosong.
  6. Berpikirlah positif . Coba untuk selalu berpikir positif. Anda bosan karena hanya menangani email perusahaan, namun di satu sisi coba tumbuhkan pikiran bahwa anda diberi tanggung jawab mengkomunikasikan perusahaan dengan pihak-pihak lain. Jadi bila ada konsumen yang mengeluh atau ada kolega yang menghubungi perusahaan, bisa cepat ditanggapi. apalagi bila segera dibicarakan dengan kolega yang lebih senior, siapa tahu anda dapat promosi.
  7. Cobalah Istirahat Bila kebosanan benar-benar merasuki anda dan mengancam karir anda, beristirahat sebentar. Pergilah makan siang atau minum kopi di kantin. Ajaklah satu atau dua kolega baru di tempat kerja anda untuk bergabung. Curi sedikit waktu untuk bermain games yang disedikan perangkat PC anda. Main soliter atau bounce. Tapi jangan terlalu lama, bisa-bisa anda kena semprot atasan. Pergunakan waktu ekstra anda secara bijaksana, untuk menciptakan jaringan kerja dan memperbaiki harapan karir anda.

Tips Nyaman di Tempat kerja

Adaptasi di tempat kerja memang butuh waktu. Bagi sebagian orang, tidak mudah untuk langsung merasa nyaman di lingkungan kerja. Tapi semuanya bisa diatasi.  Syaratnya gampang, punya selera humor yang bagus, dan perilaku yang baik. Ini dia.
  1. Jika ingin menyampaikan candaan atau lelucon, cobaah dipikir terlebih dahulu. Jangan sampai lelucon atau humor Anda menyinggung perasaan orang lain. Hanya akan membuat orang lain berpandangan negatif terhadap Anda.
  2. Jadilah orang yang menyenangkan. Jangan terlalu serius atau sensitif. Jika orang lain bercanda dengan Anda, lihatlah dari segi lucunya, jangan terlalu dimasukkan ke hati.
  3. Jangan sampai stres merusak mood dan emosi Anda. Mood dan emosi yang buruk juga akan mempengaruhi performa serta hubungan Anda dengan rekan sekerja.
  4. Untuk menghidupkan suasana dengan sesama rekan sekerja, Anda bisa memanfaatkan Email untuk mengirim lelucon atau humor-humor kepada rekan kerja Anda.
  5. Bersosialisasilah. Gunakan waktu luang Anda untuk hang out dan bersenang-senang dengan teman-teman Anda. Hal tersebut akan mempersempit jarak Anda dan rekan kerja.
  6. Buka diri Anda untuk pengalaman baru. Perluas pergaulan Anda sambil menjalankan hobi. Misalnya ikut klub olah raga, dan lain-lain.
    loker 

saat-saat wawancara

Wawancara Kerja / Interview adalah sebuah hal yang kadang menakutkan bagi orang yang sedang melamar pekerjaan, tapi jika mengetahuti kiat dan cara mengadapi wawancara dalam proses melamar pekerjaan maka akan dapat sedikit membantu menghadapi wawancara tersebut. Berikut ini ada sedikit tips yang mungkin dapat membantu anda menghadapi wawancara pada saat melamar pekerjaan
1. Siapkan Mental
Dalam menghadapi situasi menegangkan saat wawancara, Anda harus bisa tentang dan relaks. Tujuannya, agar Anda tidak gugup, bingung, bisa mengontrol kalimat apa yang keluar dari mulut, dan tak ada data atau informasi tentang diri Anda yang terlupakan. Maka, siapkan mental Anda untuk sesi ini. Pastikan ketika nama dipanggil, Anda sudah siap 100%.
2. Perhatikan sikap dan kemampuan verbal Anda
Sikap dan cara bicara Anda mencerminkan karakter dan kepribadian Anda. Maka buatlah kesan positif setiap kali menjawab pertanyaan dari pewawancara. Usahakan bersikap sopan dan profesional.
Selain itu, bicaralah dengan jelas dan mantap. Jangan redam suara Anda, namun jangan pula berbicara dengan nada tinggi.
3. Siapkan data penting diri
Diterima tidaknya lamaran pekerjaan Anda, juga tergantung pada track record dan latar belakang pendidikan serta pengalaman Anda. Sebelum wawancara, pastikan semua data yang dibutuhkan, telah ada pada Anda. Buat pewawancara Anda terkesan, dengan menjawab semua yang ditanyakan dengan baik dan benar. Jangan berdusta, karena akan berakibat fatal di belakang hari.

Tips Wawancara Kerja

Terkadang, tindakan berbicara lebih kencang daripada ucapan. Karena itu pula, jangan heran jika Anda tak lolos wawancara kerja, meskipun apa yang Anda sampaikan sudah sesuai buku teks jawaban wawancara kerja. Kadang, kita tak sadar ada gerakan-gerakan yang sepintas terkesan sepele, tetapi ternyata berpengaruh terhadap penilaian.Beberapa waktu lalu, situs Careerbuilder mensurvei ratusan perusahaan, dan menanyakan apa kesalahan-kesalahan yang dilakukan pelamar sehingga mereka tidak diterima kerja. Umumnya, hal-hal sepele lah yang menjadi penyebabnya. Berikut beberapa di antaranya: kerja lowongan

Sikap sombong atau bosan
Kebanyakan orang yang melamar pekerjaan, ketika akan diwawancara akan merasa gugup. Ketika seseorang gugup, biasanya akan melakukan suatu tindakan kecil untuk menyalurkan kegugupannya. Misal, mengetuk-etukkan jari di meja, mengetuk kaki, memilin rambut, membuka-tutup pulpen, dan lain sebagainya. Sayangnya, si pewawancara justru menanggapi tindakan-tindakan semacam ini sebagai sinyal kebosanan. Sementara kebosanan pun diartikan sebagai kesombongan. Siapa yang mau bekerja dengan orang sombong?

Cara mengatasinya? Usahakan untuk berlatih sesering mungkin. Seseorang yang kalem, percaya diri, dan tidak stres, akan bernafas perlahan. Sebelum mulai bicara, ambillah napas panjang, dan perhatikan tangan serta kaki Anda. Biarkan tangan beristirahat di lengan kursi, dan kaki diam istirahat di lantai, lutut saling menempel untuk meminimalkan ketukan kaki. Badan condong ke depan, ke arah meja, juga bisa menunjukkan bahwa Anda tertarik.

Tidak berdandan sesuai acara
Tentunya, ketika akan mendatangi suatu wawancara kerja, Anda akan berusaha mengenakan pakaian seformal mungkin. Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan untuk mengenakan pakaian yang formal. Tak jarang, malah, mereka yang fresh graduate malah mengenakan pakaian informal karena bingung mau pakai baju apa. Solusinya, bukanlah ide yang buruk untuk berinvestasi pada pakaian formal. Kemeja, celana bahan, blazer, serta sepatu hak kecil dan tertutup. Jika Anda melamar pekerjaan ke bidang kreatif, Anda bisa menambah corak atau warna dengan aksesori.

Tidak ada persiapan
Adalah kesalahan jika Anda tidak terlebih dahulu mencari tahu latar belakang perusahaan yang Anda lamar. Anda tak hanya akan bingung mau berkata apa, tetapi juga memperlihatkan bahwa Anda tidak mau tahu, pemalas, dan kurang inisiatif.

Sudah bukan jamannya lagi Anda kurang informasi. Segala teknologi sudah bisa membantu Anda mencari tahu apa pun yang ingin Anda ketahui. Pelajarilah sebisa mungkin tempat Anda melamar pekerjaan. Buat si pewawancara kagum dengan pengetahuan dan ide-ide yang Anda miliki.

Tidak mematikan telepon genggam
Adalah hal yang tidak bisa dimaafkan jika Anda menyalakan telepon genggam Anda. Menonaktifkan telepon genggam akan memberikan Anda dan si pewawancara waktu untuk bisa konsentrasi dan mengeliminasi gangguan. Selalu pastikan ponsel Anda dalam mode silent saat akan rapat atau wawancara kerja.

Tidak menanyakan pertanyaan bagus
Banyak orang sudah tahu, bahwa sebaiknya Anda menanyakan suatu pertanyaan saat wawancara kerja. Namun, yang tak banyak diketahui adalah pertanyaan apa yang harus ditanya. Yang terutama, yang tak boleh ditanyakan saat wawancara pertama adalah jumlah gaji dan fasilitas yang ditawarkan kantor.

Anda bisa mencoba untuk menanyakan pertanyaan mengenai pekerjaan yang Anda lamar. Tugas-tugas utama Anda, atau tanyakan kepada si pewawancara kerja, apa yang membuatnya senang bekerja di perusahaan ini. Bisa juga menanyakan, “Menurut Bapak/Ibu, tantangan terbesar apa yang akan saya hadapi dalam posisi ini?” Pertanyaan ini akan membuat si pewawancara berpikir bahwa Anda tertarik untuk mengetahui apakah Anda cocok atau tidak untuk pekerjaan tersebut.

Mengirimkan lamaran terlalu banyak
Salah satu trik untuk membuat Anda terlihat seperti orang yang tidak kompeten adalah dengan mengirimkan surat lamaran yang sama berkali-kali ke perusahaan. Mengapa? Karena ini mengganggu, plus membuat Anda terlihat desperate untuk masuk ke perusahaan itu. Anda cukup mengirimkan lamaran ke lowongan yang menurut Anda paling pas. Buat surat lamaran Anda semenarik mungkin.

Tidak memberikan foto yang profesional
Foto-foto diri yang Anda ambil untuk diri sendiri sebaiknya disimpan untuk situs pribadi saja. Jika Anda ingin mengirimkan lamaran, jangan lupa menyertakan foto diri dengan pose profesional. Anda tak ingin mengirimkan suatu hal yang bisa membuat perusahaan meragukan kredibilitas Anda, kan? loker

Sudah Berprestasikah Anda?

Jika ditilik dari masa kerja, bisa jadi Anda sudah tergolong senior. Namun bisakah Anda menyebutkan apa saja prestasi yang sudah diraih selama ini? Apalagi jika Anda ingin mengembangkan sayap menuju jenjang karir yang lebih tinggi, baik di perusahaan yang sekarang atau perusahaan lain yang lebih bonafit.
Deskripsi mengenai prestasi tentu akan jauh lebih menarik ketimbang deskripsi tugas yang selama ini digeluti. Bahkan, akan memberikan nilai tambah bila Anda mencantumkannya dalam resume. Paling tidak, Anda akan menunjukkan bahwa Anda adalah seorang pekerja yang berkualitas.
Beberapa jenis prestasi yang sangat mungkin dicantumkan dalam resume , antara lain adalah:
  1. Pencapaian target. Kumpulkan beberapa target tersukses yang pernah dibebankan oleh supervisor atau perusahaan kepada Anda. Akan sangat mudah mendefinisikannya bila proyek itu merupakan target pribadi. Namun bila hal tersebut merupakan proyek keroyokan, maka definisikan kontribusi Anda dalam pencapaian itu secara jelas.
  2. Menepati tenggat waktu. Boleh dikata, hampir semua industri-terutama industri media- harus berpacu dengan waktu. Oleh karena itu, jangan heran bila karyawan-karyawan yang mampu melaksanakan tugas dengan hasil yang berkualitas dan tepat waktu cenderung lebih dihargai. Cantumkan hal ini dalam resume bila Anda termasuk salah satu orang yang disiplindan menghargai waktu.
  3. Kemampuan dalam memecahkan masalah. Dalam hidup-apalagi bisnis-pasti selalu saja ada masalah. Jika Anda pernah menangani masalah pelik dalam bisnis dengan baik, tak ada salahnya jika hal tersebut dikemukakan dalam resume. Tentu saja tak sembarang masalah bisa dipaparkan dalam resume. Pilih yang memang layak untuk dikemukakan.
  4. Kemampuan menangani beberapa tugas sekaligus. Mungkin banyak karyawan yang bisa mengerjakan tugas dengan baik. Namun hanya segelintir yang mampu mengerjakan berbagai pekerjaan dalam waktu yang hampir bersamaan dengan kualitas yang tetap optimal. Jika Anda termasuk salah satunya biarkan hal tersebut muncul dalam resume.
       kerja lowongan, loker

Tips persiapan melamar pekerjaan (Pengalaman bukan syarat mutlak)

Saat baru lulus kuliah, sering kali para calon pelamar ini bingung akan menulis surat lamaran pekerjaan seperti apa, karena pada umumnya banyak perusahaan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Mau tak mau, hal ini membuat sebagian calon pelamar merasa minder lantaran selama kuliah nyaris tak punya pengalaman kerja.
- Sebelum melamar pekerjaan, cari tahu dahulu apa yang perusahaan inginkan. Umumnya perusahaan akan menginginkan calon karyawan yang bisa berkontribusi langsung.
- Untuk yang baru lulus kuliah, janngan pernah putus asa karena pengalaman yang dimaksud bukan melulu pengalaman kerja di perusahaan lain, tapi pengalaman di bidang industri yang akan digeluti. Misalnya, jika Anda ingin berkontribusi dan bekerja pada perusahaan periklanan, pastikan Anda memiliki kemampuan menggambar (lebih baik jika pernah menang lomba), mengkreasikan iklan, atau bahkan menulis karena sebuah biro iklan pastinya memiliki kebutuhan yang tinggi akan desainer grafis atau copy writer sebagai bagiannya.
- Lazimnya perusahaan mengharapkan orang yang dapat belajar dan menyesuaikan diri dengan cepat agar bisa berkontribusi secara maksimal.
- Tidak sedikit perusahaan yang lebih suka mencari sarjana fresh graduate ketimbang yang sudah berpengalaman agar bisa dididik sesuai visi dan misi perusahaan bersangkutan. Pastinya mereka yang terpilih umumnya memiliki prestasi, aktivitas dan kreativitas di atas rata-rata karena perusahaan mengharapkan kecerdasan dan kreativitas mereka akan berguna bagi perusahaan dan nantinya bisa berkontribusi secara maksimal.
- Saat kuliah, jangan hanya terpaku pada buku teks. Tak ada salahnya jika Anda sesekali membantu kegiatan kampus, mengikuti kegiatan ekstra kurikuler atau organisasi lainnya yang dapat mengasah kreativitas dan memberikan nilai tambah pada pengalaman hidup Anda.

    loker, kerja lowongan

Kamis, 09 Desember 2010

ENAM LANGKAH SUKSES MENITI KARIR

Tak seorang pun karyawan yang tak ingin sukses. Semua pasti ingin memiliki jenjang karir yang menjanjikan masa depan cerah. Untuk meraihnya, tentu saja dibutuhkan usaha dan pengorbanan yang cukup besar
Beberapa tip berikut, mungkin dapat membantu Anda mencapai jenjang karir yang diinginkan: loker
  1. Berdedikasi tinggi. Untuk mewujudkan cita-cita akan karir yang terus berkembang, diperlukan daya juang dan dedikasi pada perusahaan yang tinggi. Usahakan jangan berdedikasi jika hanya ingin mendapatkan promosi jabatan semata. Lakukan semua pekerjaan dengan disiplin yang tinggi. Bila perlu disertai dengan prestasi yang menonjol di bidang yang Anda geluti.
  2. Berinisiatif. Jangan ragu untuk melontarkan ide dan inisiatif. Tunjukkan pula hasil karya penyelesaian tugas, kerja sama dan komunikasi yang memuaskan semua pihak.
  3. Menambah ilmu dan pengalaman. Tingkatkan kepercayaan diri dengan memperbanyak ilmu dan keterampilan yang relevan dan signifikan agar dapat memberikan hasil karya yang memuaskan.
  4. Tidak gagap teknologi. Di zaman yang serba canggih ini, ada baiknya jika Anda menguasai teknologi internet, penggunaan software tertentu dalam proses bisnis diperusahaan, dan teknologi yang relevan dengan kompetensi khusus.
  5. Jalin kerja sama dengan unit-unit terkait. Pekerjaan yang kita lakukan sehari-hari pasti terkait dengan unit bisnis lainnya. Oleh karena itu ada baiknya jika Anda menunjukan sikap bersahabat, serta menghargai bantuan atau karya orang lain. Lakukan juga hubunga komunikasi yang baik dengan sesama bawahan maupun atasan. Jangan lupa untuk mengucapkan kata terima kasih atas bantuan dan kerja sama mereka.
  6. Selalu menjaga sikap. Sebuah perusahaan yang berkualitas tentunya menuntut karyawannya untuk selalu menjaga penampilan diri, serta kesopanan dalam tutur kata. Ada baiknya jika Anda selalu menyesuaikan cara berpakaian dengan budaya perusahaan yang berlaku. Terlebih sikap ramah, tersenyum, dan sopan yang selalu ditunjukkan dalam perilaku kerja.
lowongan