Info Lowongan KerjaTersedia 8000 Info Lowongan, Masa Depan Ada di Tangan Anda
Tampilkan postingan dengan label sarah azhari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sarah azhari. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 November 2010

Kualitas Pencari Kerja Masih Diragukan

SUDAH menjadi fenomena di negeri ini, setiap digelar seleksi masuk calon pegawai negeri sipil, pencari kerja dipastikan berbondong-bondong mendaftarkan diri. Seperti yang digelar pada Rabu (24/11), sebanyak 4,5 juta pencari kerja ikut seleksi memperebutkan sekitar 204.000 lowongan di berbagai instansi pemerintah. Artinya, dari setiap 22 peserta, hanya satu orang yang diterima.

Sebenarnya bukan hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang diserbu pencari kerja, tetapi juga bursa kerja yang digelar perusahaan di beberapa kota. Bursa kerja biasanya tidak hanya membuka lowongan di dalam negeri, tetapi juga mengisi peluang kerja di luar negeri. Membeludaknya pencari kerja pada setiap kegiatan berkaitan dengan peluang kerja tidak bisa dimungkiri. Sebab, saat ini tercatat ada 40 juta penganggur dan 10 juta jiwa di antaranya berstatus penganggur terbuka. Artinya, sama sekali tidak memiliki pekerjaan atau usaha mandiri.

Angka pengangguran itu pun terus menggunung karena, menurut perkiraan, rata-rata ada 2,5 juta orang setiap tahun masuk ke pasar kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari angkatan kerja tersebut, hanya 1,5 juta orang yang mendapat pekerjaan.

Sebenarnya lowongan kerja tersedia setiap saat. Ini tercermin dari hampir setiap hari media cetak terbitan lokal memuat sedikitnya puluhan iklan lowongan kerja. Pencari kerja pun rajin memanfaatkan iklan tersebut untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. "Sudah ada 30 kali saya mengirim lamaran kerja ke berbagai perusahaan yang memasang iklan di surat kabar, tetapi tetap saja keinginan bisa bekerja kandas di tengah jalan. Beberapa kali saya sempat ikut seleksi, setelah itu tidak ada panggilan lagi," kata Julaedi (35), sarjana pertanian lulusan sebuah universitas negeri di Indonesia bagian timur itu.

Pengamalan serupa mungkin dialami pencari kerja pada umumnya sehingga mengirim lamaran kerja melalui surat- menyurat tidak lagi menjadi pilihan. Pencari kerja cenderung menunggu penyelenggaraan bursa kerja di berbagai kota dengan alasan bisa langsung mengetahui perusahaan yang mencari karyawan. "Saya sudah kapok mengirim lamaran kerja melalui kantor pos karena tidak pernah ada panggilan," kata Melda (28), sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung, yang sudah dua tahun menganggur.

Menurut Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Depnakertrans Kirnadi, dari hasil beberapa kali kegiatan bursa kerja, pencari kerja umumnya tak bisa memenuhi kualifikasi untuk mengisi lowongan. Jadi, dari setiap 10 pencari kerja yang memperebutkan tiga lowongan, hanya dua lowongan yang terisi.

Artinya, kualitas dan keterampilan pencari kerja masih relatif rendah. Tak jarang beberapa perusahaan sama sekali tidak mendapat calon karyawan baru karena semua pelamar tidak memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Ada perusahaan otomotif di luar negeri butuh 250 pegawai dan menjaring lewat bursa kerja, ternyata seorang calon pun tak lolos.

Jadi, bukan lowongan yang nihil, tetapi perusahaan memang lebih selektif menjaring calon karyawan. Penyedia kerja bahkan cenderung menerima yang berpengalaman di bidangnya. Kalau sudah begini, angka pengangguran makin sulit ditekan.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share


Rabu, 24 November 2010

Persiapan Menghadapi Interview

Adapun tujuan menyusun resume yang efektif adalah agar Anda mendapatkan panggilan kerja. Panggilan kerja ini bisa bermacam-macam bentuknya, ada yang langsung dipanggil recruiter untuk mengikuti serangkaian tes (wawancara, tes bakat, psikotes, tes kesehatan, dll), ada juga recruiter yang memulai rangkaian tes tersebut dengan wawancara awal (saat mengikuti job fair).
Setelah itu recruiter akan merekomendasikan calon pelamar, yang memenuhi kriteria, untuk mengikuti tes-tes selanjutnya. Bagaimanapun juga, berbagai macam tipe panggilan kerja yang dilakukan, tetap ada sesi wawancara dengan calon pelamar.
Tujuan umum dari dilakukannya sebuah wawancara adalah :
1. Untuk mengetahui bagaimana level pribadi Anda.
2. Mempelajari lebih dalam kualifikasi yang Anda miliki.
3. Mengumpulkan informasi apa saja yang relevan dari diri Anda yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
4. Menyediakan informasi tambahan mengenai posisi kita dalam organisasi.
5. Membantu perusahaan untuk mengidentifikasi pelamar siapa yang secara spontan akan di terima dalam pekerjaan yang ditawarkan.
Wawancara yang Anda lakukan 75% dipengaruhi oleh kesiapan mental dan 25% sisanya merupakan kemampuan Anda mengaitkan setiap pertanyaan yang diajukan dengan pengalaman yang Anda miliki. Wawancara termasuk bagian yang paling penting dalam sebuah proses rekrutmen karyawan. Keberhasilan dalam sesi wawancara adalah poin penting bagi keberhasilan Anda dalam proses seleksi.

INTERVIEW ADALAH PELUANG EMAS

Memfokuskan diri pada persiapan dan dengan banyak membaca tips-tips interview akan mampu membangun rasa percaya diri yang dibutuhkan pada saatnya tiba. Interview memberikan kesempatan kepada Anda untuk menjelaskan dengan gaya dan kata-kata sendiri, mengenai pengalaman apa saja yang Anda miliki, memampuan dan hal penting yang memungkinkan Anda menjadi salah satu kandidat terbaik dalam organisasi mereka. Sebagai tambahan, wawancara juga memberikan peluang pada Anda untuk mendemonstrasikan kemampuan pribadi, profesionalisme dan gaya atau cara kerja.

PERSIAPAN WAJIB

Wawancara dapat diumpamakan dengan pertempuran, untuk bisa memenangkan pertempuran tersebut Anda harus mengetahui siapa yang Anda hadapi, serta megatur senjata apa yang paling tepat akan digunakan untuk mengatasi serangan yang dilakukan oleh lawan Anda. Untuk itu langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah :
1. Pelajari posisi yang Anda lamar, posisi dalam struktur organisasi, job description dan perannya dalam organisasi.
2. Ketahui lebih dalam segala hal mengenai perusahaan yang Anda lamar. Anda dapat memperoleh informasi tersbut dari :
  • Surat kabar, news letter
  • Web site resmi perusahaan
  • Saudara yang (pernah) bekerja di perusahaan tersebut
  • Produk-produk yang ada di pasaran
  • Iklan.
3. Pelajari tipe-tipe pertanyaan yang diajukan (biasanya seputar CV yang Anda tulis)
4. Perhatikan dengan seksama lokasi dan waktu wawancara, jangan sampai Anda terlambat karena putar-putar mencari lokasi.
5. Bawa dokumen penting Anda, terutama yang sesuai dengan surat lamaran yang dikirim.
6. Bawa surat referensi atau rekomendasi apa bila memungkinkan
7. Siapkan berapa jumlah gaji yang diinginkan

INGAT NAMA PEWAWANCARA

Sepertinya mengingat nama si pewawancara tidaklah penting, namun dalam hubungan yang cukup singkat itu Anda diharapkan bisa memberikan kesan positif. Dengan menyebut nama interviewer pada setiap menjawab pertanyaan atau mengajukan pertanyaan akan membuat interviewer merasa dihargai. Coba bandingkan antara kedua bentuk pertanyaan berikut ini :
Sang interviewer berkata : “apakah ada yang ingin Anda tanyakan saudara Andi?”, selanjutnya Anda bertanya
Contoh :
1. “Bolehkah saya tahu, mengapa posisi tersebut saat ini kosong?”
2. “Bolehkah saya tahu, mengapa posisi tersebut saat ini kosong, Pak Dany?”
Selain merasa dihargai, interviewer akan menilai bahwa Anda konsentrasi, antusias dan benar-benar memperhatikan apa yang mereka tanyakan.

DON’T USE “YES” & “NO” ANSWER

Usahakan agar dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, jangan berhenti pada kata-kata “ya” dan “tidak” saja. Jawaban “ya” dan “tidak” adalah jawaban mati, dan menggambarkan kedangkalan ilmu pengetahuan Anda. Sebuah jawaban pertanyaan harus disertai dengan jawaban yang lebih mendetil dan diskriptif. Siapkan diri Anda dengan pengetahuan-pengetahuan sederhana seputar posisi yang dilamar. Kadang-kadang pertanyaan yang diajukan bersifat jebakan dan membuat Anda kehilangan kata-kata untuk menjawab pertanyaannya. Tetapi yang harus menjadi pedoman adalah sebisa mungkin mengingat kembali pengalaman-pengalaman yang Anda miliki dan mengkonversinya sehingga informasi yang disampaian cukup relevan dengan pertanyaannya.
Contoh pertanyaan :
Interviewer : “Apakah Anda pernah menduduki posisi supervisor marketing di perusahaan lain?”
Jawaban #1 : “Tidak, belum pernah”
Jawaban #2 : “Saya beberapa kali memimpin tim dalam proyek penjualan, bersama dengan beberapa salesperson, SPG dan Merchandiser, khususnya untuk modern market dan terbukti sukses meningkatkan penjualan dan pangsa pasar dari 10% menjadi 40%”.

Penjelasan :

Pada jawaban pertama, Anda langsung menjawab ”Tidak”, sehingga akan langsung mendapat penilaian bahwa Anda tidak qualified atau tidak memenuhi syarat. Tetapi pada jawaban yang kedua, Anda tidak secara langsung menjawab tidak, tetapi Anda mengkonversi pengalaman menjalankan tugas seorang supervisor marketing, meskipun sesungguhnya Anda belum pernah menduduki jabatan tersebut (hanya sebagai sales person), dan hasil yang dicapai pun adalah hasil kerja sama tim. Dan Anda tidak berbohong.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share

Senin, 22 November 2010

POTENSI + AKSI = PRESTASI - Kita Semua Dilahirkan Untuk Sukses Di Dunia Ini

"We are born to be a Success!" Kita semua dilahirkan untuk sukses dan dikondisikan untuk gagal agar kita memahami apa itu sebuah kesuksesan. Sebab kesuksesan dan kegagalan itu ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Yang satu melengkapi yang lain.
Kita semua -tanpa terkecuali- diciptakan dari bahan berkualitas dan terpilih yakni sebuah sel sperma yang telah begitu luar biasa berhasil mengalahkan jutaan sel sperma lainnya yang kemudian membuahi sel ovum dan jadilah Kita! Kita telah menang di alam rahim maka janganlah menjadi pecundang di alam dunia ini!
"Since we are born to be a Winner" Sebab kita dilahirkan untuk menjadi Pemenang. Pemenang terhadap diri kita sendiri, Pemenang terhadap masa depan kita dan utamanya Pemenang di hari ini. Oleh karenanya mari kita sikapi hidup sebagai mana seorang jawara dan pemenang memandang dan menyikapi hidup. Hiduplah hanya untuk hari ini. Lakukan yang terbaik di hari ini. Jadilah putra sang hari yang tidak sedih memikirkan hari kemarin dan tidak galau lagi gundah memikirkan masa depan.
Mari lejitkan potensi DAHSYAT dan JENIUS LUAR BIASA yang ada dalam diri dengan selalu berpikir positif, kreatif, solutif, inovatif dan optimis menatap masa depan. Ingat optimisme adalah ruh keberhasilan!
Ingat selalu rumusan --> POTENSI + AKSI = PRESTASI
Mari mulai detik ini, menit ini, jam ini, dan hari ini kita berikrar, berjanji dan berkomitmen untuk selalu yakin lagi optimis dan menyikapi hidup dengan sikap sang Pemenang! Sesulit dan segetir apapun hidup yang kita jalani kinh yakinilah bahwa hidup yang Sang Realitas Absolut (Tuhan) berikan itu adalah anugerah supaya kita bisa tampil sebagai pemenang dan jawara sejati yang mensukseskan dirinya sendiri dan orang lain sehingga hidup kita tidaklah sia - sia!

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker 
Bookmark and Share



Minggu, 21 November 2010

Strategi Mendapatkan Penghasilan Lebih

Sekarang ini, yang namanya kesetiaan sudah nyaris punah (terutama dalam dunia kerja). Pada masa krisis sekarang ini perusahaan dapat dengan mudah membatalkan kontrak kerja, dan pengurangan karyawan dalam perusahaan adalah suatu hal yang biasa. Bukti-bukti menunjukkan bahwa mereka yang tetap dalam satu pekerjaan kenaikan upahnya lebih sedikit dibanding mereka yang menjadi kutu ’loncat’. Jadi buat anda yang ingin mendapat penghasilan tinggi dalam waktu relatif singkat, inilah kiat-kiatnya :
  1. Gonta-ganti pekerjaan adalah sebuah strategi
    Bekerja di satu perusahaan selama 10 atau 20 tahun adalah strategi lama, yang saat ini sangat riskan untuk dilakukan. Buktinya telah banyak kasus di mana perusahaan melakukan PHK pada karyawan, menutup divisi atau hal-hal lainnya yang dapat membuat perusahaan tersebut meraih keuntungan atau menjadi lebih kompetitif menghadapi persaingan.
  2. Buka mata terhadap segala kemungkinan pekerjaan baru
    Lakukan riset mendalam tentang perusahaan atau industri apa dalam pekerjaan anda yang sedang booming saat ini. Amati terus perkembangan pasar dan kesempatan yang ada. Namun selama anda masih bekerja di perusahaan anda yang sekarang, tetaplah bersikap setia. Selesaikan pekerjaan sebaik-baiknya meski (mungkin) tak lama lagi anda berencana untuk keluar.
  3. Berhenti saat di puncak
    Bila anda keluar dari pekerjaan, pastikan bahwa hal tersebut dilakukan bukan karena pekerjaan anda mulai kacau atau anda bermasalah dengan atasan. Berhenti saat masih di atas akan membuat nilai anda di tempat anda hendak melamar lebih tinggi.
  4. Hargai diri sendiri dengan nilai tinggi
    Posisikan diri anda sebagaimana perusahaan yang sedang berusaha menciptakan/memasarkan sebuah produk baru. Tanyakan diri anda apa yang harus anda lakukan supaya berada dalam posisi menguntungkan (yang ujung-ujungnya adalah meraih kesuksesan di masa depan). Jangan menunggu sampai pasar yang datang pada anda.
  5. Buat rencana kecil sebelum interview
    Jangan presentasikan diri anda dengan cara konvensional, tunjukkan pada mereka apa dan bagaimana anda dapat berperan. Pendekatan ini dengan jelas akan membedakan anda dari para kandidat lain.
  6. Perlakukan dirimu dan usaha kecil tersebut dengan semangat tinggi
    Lupakan penghargaan-penghargaan yang pernah anda dapat di pekerjaan sebelumnya, saatnya anda berjuang lagi untuk mendapatkan pujian-pujian berikutnya. Simpan pertanyaan "kompensasi apa yang akan diberikan pada perusahaan kepada saya", setidaknya sampai akhir wawancara. 
    Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker

    Bookmark and Share
     

Kamis, 18 November 2010

Fakta yang harus anda ketahui tentang Wawancara Kerja

Berikut adalah fakta-fakta yang harus anda ketahui tentang bagaimana cara menghadapi wawancara kerja. Fakta-fakta tersebut disertai dengan tips dan saran-saran untuk mengatasinya.

Tujuan dari Wawancara Kerja adalah untuk mendapatkan pekerjaan.
Fakta 1. Tujuan interview dari sudut pandang anda adalah :

1. “To sell yourself”
2. Untuk memberikan anda kesempatan untuk berbagi informasi tentang pencari kerja dan kebutuhannya, sejarah perusahaan, lingkungan kerja,aktivitas bisnis, dan rencana masa depan. Barulah kemudian anda bisa memutuskan, apakah pekerjaan tersebut memang untuk anda.

Dari sudut pandang pencari kerja, melalui wawancara kerja mereka dapat mempelajari anda dan kemampuan anda, bakat, minat, kepribadian, pengalaman kerja, pendidikan dan motivasi. Wawancara kerja membantu pencari kerja dan organisasi untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Wawancara pertama adalah proses untuk saling mempelajari kedua belah pihak dan haruslah merupakan dialog dua arah.

Ingat : Wawancara kerja yang baik memerlukan latihan dan persiapan. Persiapan akan membangun rasa percaya diri anda, akan membantu anda lebih santai dan akan membimbing anda dalam mempresentasikan kulifikasi anda. Hal ini merupakan terjemahan dari SUKSES!!. Wawancara apa pun, bahkan yang bukan untuk wawancara kerja, adalah sebuah persiapan untuk wawancara kerja anda selanjutnya.

Apakah resume anda sama pentingnya dengan wawancara kerja?

Fakta 2. Resume membawa kaki anda menuju ke pintu pencari kerja.Resume membantu anda untuk mengkomunikasikan kualifikasi yang anda miliki kepada pencari kerja. Tapi, resume hanya digunakan untuk menyeleksi kandidat-kandidat untuk wawancara kerja. Terkadang, orang yang mewawancarai anda bahkan belum membaca resume anda dan akan membacanya untuk pertama kali selama wawancara kerja dilakukan.
Wawancara kerja adalah tentang keberuntungan dan berada ditempat yang tepat pada saat yang tepat.
Fakta 3. Kadang hal tersebut benar, terutama apabila anda memiliki jaringan. Wawancara kerja adalah keahlian/skill.
Kesempatan anda sukses dalam wawancara kerja akan meningkat apabila anda tahu tentang :
Bersiap untuk wawancara kerja :

Ceritakan tentang kelebihan anda kepada pencari kerja

Dress for success

Gunakan kekuatan kepribadian anda

Jika persiapan anda tidak matang, meskipun anda begitu bagus diatas kertas. Hal tersebut akan menjatuhkan anda. Anda harus meyakinkan pencari kerja bahwa anda memiliki sesuatu untuk ditawarkan. Semua ini bukan keberuntungan, tapi persiapan.

Okay, apa yang harus disiapkan untuk menghadapi wawancara kerja?
Fakta 4. Pelajari perusahaan pencari kerja, seperti sejarah perusahaan, produk dan servis yang dijual, dan lokasi. Cari data laporan tahunan perusahaan, berita press atau literatur lainnya. Atau, pergilah ke perpustakaan dan cari materi-materi tersebut. Anda juga bisa mempelajari perusahaan pencari kerja melalui internet. Bicaralah dengan calon rekan kerja anda atau dengan orang-orang yang tahu tentang perusahaan tersebut.

Jadi, saat pe-wawancara menanyai anda tentang pengetahuan yang anda miliki mengenai perusahaan tersebut (Hal ini selalu ditanyakan oleh pewawancara), anda akan mengejutkan mereka karena pengetahuan anda, tanpa harus mengatakan “Aduh, saya tidah tahu”
Pastikan anda mengetahui bagaimana cara untuk sampai ke perusahaan tersebut dan berapa lama?. Tidak ada alasan untuk terlambat. Tips : Pergilah ke perusahaan yang bersangkutan dan peroleh informasi yang bisa anda dapatkan. Anda akan tahu pasti bagaimana cara untuk sampai ke kantor perusahaan yang bersangkutan – Satu lagi kekhawatiran yang bisa hilang.

Kenali diri anda. Biasakanlah untuk merasa nyaman membicarakan diri anda, karir anda dan apa saja yang telah anda raih. Latihanlah di depan cermin, atau dengan orang lain.
Pikirkan tentang :

Minat. Pekerjaan seperti apa yang anda inginkan?

Kemampuan. Keahlian apa yang anda miliki? Keahlian seperti apa yang anda gunakan untuk pekerjaan yang anda inginkan?

Nilai-Nilai. Perilaku dasar yang anda harus miliki dalam dunia kerja, dengan orang lain, dan diri anda sendiri

Kelebihan dan Kekurangan. Apa kelebihan anda? Kekurangan apa yang harus dihilangkan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut?

Mengetahui Cita-cita Anda. Tanyakan diri anda, apa yang ingin anda lakukan sampai 5 tahun dari sekarang.

Mengetahui pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh perusahaan kemudian melatih jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Tips : Apapun pertanyaannya, hubungkan jawabannya dengan pekerjaan.
Berlatihlah berjabatan tangan untuk bisnis dan bagaimana memperkenalkan diri anda.
Benarkah bahwa Pewawancara akan menerima anda karena dia menyukai anda?
Fakta 5. Salah satu alasan kenapa pencari kerja menerima seseorang adalah karena pewawancara merasa nyaman bersama anda dan yakin bahwa anda akan diterima oleh karyawan yang lainnya, atau dengan kata lain, pewawancara menyukai anda. Pewawancara memberi anda kesempatan untuk menunjukkan kepribadian anda, intelektualitas anda, bakat dan minat anda.

Apakah dengan memakai pakaian tertentu akan membantu pewawancara untuk mengingat saya dibanding pelamar lainnya?
Fakta 6. Sekaranglah saatnya untuk membuat pernyataan tentang fashion. Jangan memakai apapun yang dapat mengalihkan perhatian pewawancara dari apa yang sedang anda coba katakan.
Berpakaianlah secara konservatif. Beberapa buku mengatakan bahwa anda sebaiknya berpakaian untuk pekerjaan yang sedang anda kejar. Tapi anda sebaiknya berpakaian lebih baik dari itu, karena anda tidak datang untuk bekerja tapi datang untuk wawancara.

Baik pria maupun wanita sebaiknya memakai pakaian berwarna gelap. Dan jangan lupa hal-hal dibawah ini:

1. Pria sebaiknya tidak memakai anting. Wanita sebaiknya tidak memakai perhiasan yang terlalu mencolok.
2. Baju rapi dan sepatu mengkilat.
3. Jangan memakai parfum yang baunya terlalu mencolok. Banyak orang yang alergi terhadap parfum atau cologne.

Apa yang dimaksud dengan screening interview?
Fakta 7. Banyak pencari kerja yang membuat janji wawancara melalui telepon, tapi mereka juga mungkin akan melakukan interview awal melalui telepon. Anda dipanggil untuk datang pada wawancara resmi tergantung pada bagaimana cara anda melakukan wawancara melalui telepon ini. Bersiaplah, pegang resume anda, informasi perusahaan ataupun alamat yang anda tuju, kertas dan alat tulis. Jangan biarkan si pencari kerja menunggu di telepon sementara anda mencari bahan-bahan tersebut disana sini.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker

Bookmark and Share

Rabu, 17 November 2010

Multi Level Internet Marketing

Dengan internet marketing maka bisnis multi level marketing Anda tidak akan menyedot terlalu banyak waktu dan tenaga dibandingkan dengan menjalankan bisnis multi level marketing Anda secara offline dari rumah ke rumah atau dari presentasi ke presentasi. Apalagi jika Anda memang memilih multi level marketing yang infrastruktur teknologinya sudah siap, diamana orang bisa melakukan transaksi dari mana saja mereka mau, misalnya menggunakan handphone atau internet banking dan mobile banking, order online dan sebagainya.
Multi level marketing sangat enak kok dijalankan via internet saat ini, karena sudah puluhan juta pengakses internet di Indonesia, dan akan semakin banyak lagi ke depan. Apalagi jika Anda membidik multi level marketing yang produknya mudah dimengerti, yang bahkan tak perlu diterangkan lagi apa vitamin produknya dan bagaimana cara memakainya, contohnya: multi level marketing dengan produk PULSA.
Kalau Anda pernah gagal di multilvel marketing, itu biasanya karena kurang aktif saja, atau kurang awet menjalankannya. Mungkin karena Anda tak cukup meluangkan waktu dan tenaga untuk menjalankannya, karena kesibukan lain Anda dalam mencari nafkah, dan sebagainya. Nah, dengan Internet marketing maka tugas-tugas seperti kampanya produk dan sistem bisnis, training anggota, berita terbaru dan sebagainya akan dapat dikerjakan bahkan ketika Anda mungkin sedang capek (tidur misalnya). Namun tentu saja bukan berarti Anda tidak mengerjakan apa-apa lagi. Toh internet hanya membantu komunikasi. Dan kabar baiknya, internet marketing dapat sangat banyak membantu. Saya tau, karena saya telah membuktikannya.
Mulai sekarang, silahkan pikirkan bagaimana caranya untuk menggunakan internet marketing untuk mendukung suksesnya bisnis multi level marketing Anda. Semoga sukses!.
Contoh bisnis mutli level marketing yang saya jalankan dengan internet marketing adalah: Internet Marketing Pulsa Indonesia

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker

Cara Santai Jalankan Internet Marketing

Menulis adalah cara santai menjalankan internet marketing, tulisan bisa bekerja keras membantu anda menjalankan internet marketing. Menjalankan apa saja, termasuk Internet Marketing, selalu terdapat banyak cara yang dapat dipilih, anda mungkin memilih cara santai, orang lain mungkin memilih cara cepat dan orang lain lagi mungkin menjalankan internet marketing dengan cara susah.
Agar lebih santai lagi, terutama jika Anda berfokus pada affiliate marketing yang merupakan salah satu kegiatan dalam internet marketing, adalah dengan memilih program afiliasi yang paling cocok dengan selera Anda, seperti menekuni sebuah hobby. Jika anda suka akan sesuatu maka Anda akan mengerjakannya dengan penuh suka cita, bahkan mungkin tak terasa demikian cepatnya waktu berlalu. Tentu saja, walaupun santai sebaiknya anda tetap berorientasi pada hasil, sehingga kegiatan internet marketing menjadi kegiatan yang santai dan produktif.

Temukan semuanya di Kerja Lowongan, Loker

Bookmark and Share